Minggu, 14 Agustus 2022
16 Muharram 1444

Penjualan Sepeda Motor di 2021 Naik 38 Persen

Kamis, 13 Jan 2022 - 17:19 WIB
penjualan motor
(ist)

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan hasil penjualan kendaraan roda dua sepanjang tahun 2021 yang mencapai 5.057.516 unit. Raihan ini naik 38 persen dari periode tahun sebelumnya sejumlah 3.660.616 unit.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, hasil penjualan 2021 mendorong optimisme industri sepeda motor untuk meningkatkan penjualan pada tahun 2022. AISI kemudian memproyeksikan penjualan pada tahun ini bisa mencapai 5,1 juta hingga 5,4 juta unit.

“Tren positif industri sepeda motor ini pasti akan menghasilkan dampak positif yang bergulir ke industri pendukungnya, baik di hulu maupun hilir,” ujar Sigit dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Baca juga
Simak Nih, 3 Tips Mudik Asyik dan Aman Pakai Sepeda Motor

AISI menjabarkan data penjualan para pabrikan di mana Honda memimpin pasar dengan catatan 3.928.788 unit, kemudian diikuti Yamaha 1.063.866 unit, Kawasaki 43.540 unit, Suzuki 18.380 unit, dan TVS 2.942 unit.

Kendati demikian, AISI tidak merinci jenis sepeda motor apa yang paling diminati dan segmen tertentu yang mengalami pertumbuhan signifikan selama tahun lalu.

Selain itu, geliat industri sepeda motor di masa pandemi juga didorong peningkatan ekspor. Tercatat pada tahun 2021, produsen roda dua Indonesia mengekspor 803.931 unit sepeda motor, yang naik 15 persen jika dibandingkan performa ekspor tahun lalu sebanyak 700.392 unit.

Baca juga
Merasakan Pengalaman Honda SENSING di GIIAS 2021

Pertumbuhan ekspor itu diperkirakan terus berlanjut di tahun 2022, sehingga AISI memproyeksikan pengiriman sepeda motor Indonesia ke negara lain akan meningkat 20 persen, atau di kisaran 970.000 unit.

Sigit juga berharap industri sepeda motor dapat terus mempertahankan kinerjanya sambil mengantisipasi tantangan pada tahun depan, misalnya kenaikan harga jual hingga persaingan teknologi ke era transportasi listrik atau jenis moda ramah lingkungan lainnya.

“Semoga capaian positif dalam mendukung mobilitas masyarakat ini berlanjut tahun ini. Kami ingin kontribusi industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi semakin baik ke depan,” tutup Sigit.

 

Tinggalkan Komentar