Sabtu, 26 November 2022
02 Jumadil Awwal 1444

Pentingnya Pemenuhan Gizi Seimbang Bagi Tubuh

Sabtu, 20 Agu 2022 - 22:24 WIB
Penulis : inilah
Editor : Fadly Zikry
stunting
Ilustrasi makanan bergizi. Pentingnya asupan makanan bergizi agar tidak mengalami stunting. Foto unsplash

Dokter spesialis gizi klinis Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Christopher Andrian, M. Gizi, Sp. GK. menuturkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, seseorang tak akan terlepas dari makanan sumber karbohidrat dan lemak. Jika makanan tersebut dikonsumsi secara berlebihan, dampaknya akan menetap dalam diri secara jangka panjang. Pada akhirnya, kendali sepenuhnya tetap ada dalam diri kita.

Hal itu disampaikannya dalam bincang sehat yang disiarkan secara daring melalui akun Instagram @siloamtbsimatupang_, dengan topik “Hobi Ngunyah, Cita-Cita Sehat, Emang Bisa?”.

“Sebagai contoh, konsumsi gula idealnya hanya 50 gram per hari, kira-kira 1 sendok makan. Gula termasuk dalam golongan karbohidrat, konsumsi berlebih dengan gaya hidup tidak sehat akan meningkatkan kadar trigliserida yang umumnya berbanding lurus dengan meningkatnya kadar kolesterol dalam darah. Karbohidrat yang tersimpan dan menumpuk akan menjadi lemak dalam tubuh, sehingga kita perlu kendali atas makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi.
Contoh lainnya, makanan pedas. Memang akan meningkatkan nafsu makan, namun apabila berlebihan makan, itu akan mengganggu lambung bahkan saluran pencernaan. Untuk saat ini belum ada rekomendasi batas konsumsi cabai atau makanan pedas untuk manusia setiap harinya. Selain itu, konsumsi natrium atau garam pun dianjurkan hanya satu sendok teh per hari,” tutur Christopher, Sabtu (20/8/2022).

Baca juga
Era Pandemi COVID-19, Tantangan Gizi Membesar, Edukasi Semakin Dibutuhkan

“Konsumsi gula buah yang berlebihan (fruktosa) juga dapat menyebabkan asam urat. Dalam memenuhi prinsip nutrisi yang seimbang bagi tubuh, asupan apapun yang berlebih atau juga terlalu rendah sangat tidak direkomendasikan,” tambah Christopher.

Risiko penyakit yang ditimbulkan akibat asal ngunyah dapat menimpa siapapun. Penyakit diabetes militus, hipertensi, hingga obesitas menjadi efek samping jika kita mengonsumsi makanan dan minuman yang berlebihan. Maka dari itu, cegah sebelum terlambat!

1. Takaran Makanan ‘Piring Sehatku’
Dalam satu piring makanan hendaknya setengahnya (50%) mengandung buah dan sayur, seperempat (25%) protein, dilengkapi dengan seperempat (25%) karbohidrat kompleks yang terkandung dalam nasi, kentang, ubi , atau singkong. Dan juga hindari pengolahan makan dengan menggunakan lemak secara berlebihan. Hal ini bertujuan demi mendapatkan gizi yang seimbang bagi tubuh.

Baca juga
Tips Mengatasi Anak Sulit Makan

2. Rutin Berolahraga
Olahraga secara teratur juga dapat menunjang tubuh lebih bugar dan hidup sehat.

3. Medical Check-Up
Medical check-up berkala merupakan salah satu cara pengawasan yang bisa kita lakukan untuk melihat kondisi tubuh dan mengontrol konsumsi makanan atau minuman tertentu.

4. Konsultasikan ke Wellness Center
Untuk menelaah dan mendapatkan pengetahuan lebih lanjut mengenai keseimbangan gizi, dapat berkonsultasi ke Wellness Center. Diantara layanannya berupa paket kebugaran, salah satunya Body Composition Monitor yang dapat memgukur komposisi tubuh pasien. Layanan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan asupan makanan, mengukur kadar air dan lemak dalam tubuh.

Tinggalkan Komentar