Penumpang Pesawat Penuh jadi Alasan Pemerintah Wajibkan Tes PCR

Penumpang Pesawat Penuh jadi Alasan Pemerintah Wajibkan Tes PCR - inilah.com
ist

Pemerintah mengungkapkan alasan mengapa mewajibkan tes polymerase chain reaction (PCR) untuk perjalanan transportasi udara. Salah satunya yaitu karena sulit memantau pergerakan penumpang pesawat udara yang mulai ramai.

“Dasar tes PCR pada peswat udara bahwa sekarang ini memang bahwa penumpang pesawat udara banyak, hampir semua maskapai beroperasi, mengoperasionalkan kapasitas penumpang 90 persen,” kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir dalam konfrensi pers virtual, Rabu (27/20/2021).

Karena sulitnya memantau pergerakan penumpang pesawat udara, sambung Abdul Kadir, maka tes PCR diharapkan dapat menjamin penumpang tidak terpapar Covid-19.

“Jika tanpa PCR, ternyata lolos pesawat terbang (positif Covid-19), maka tentunya semua penumpang pesawat terbang suspect, sehingga demikian semua penumpang harus dikarantina,” ujarnya.

Baca juga  Mengunduh Sertifikat Vaksin Lewat WhatsApp, Begini Caranya

Sebelumnya, Abdul Kadir mengumumkan harga resmi tes PCR. Untuk wilayah Jawa-Bali, pemerintah menetapkan tarif tertinggi sebesar Rp275 ribu dan Rp300 ribu untul wilayah di luar Jawa-Bali.

Tinggalkan Komentar