Selasa, 27 September 2022
01 Rabi'ul Awwal 1444

Penyakit Meningitis Ternyata Bisa Dicegah

Kamis, 09 Apr 2020 - 16:20 WIB
Penulis : Mia Umi Kartikawati

INILAHCOM, Jakarta - Menurut dr. Frandy Susatia, SpS., spesialis saraf dari Siloam Hospitals, Kebon Jeruk, meningitis dapat dicegah dengan vaksinasi, deteksi dini, dan perawatan pengobatan yang baik.

“Semakin lama terdeteksi, maka penyebaran akan terjadi lebih lanjut dan menyebabkan kerusakan jaringan sekitarnya,” kata Frandy Susatia seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (09/04/2020).

 

Frandy juga mengingatkan, tidak ada obat-obatan tradisional yang terbukti secara ilmiah dapat mengobati meningitis dan infeksi otak.

“Bila penderita mendapatkan penanganan yang salah, ia bisa terhinggapi komplikasi. Sebut saja, tuli permanen, kerusakan otak, kelumpuhan, gangguan bicara, gangguan kognitif atau kemampuan berpikir, syok, koma, sampai kematian, tambahnya.

 

Nah, apa sebenarnya penyakit meningitis itu? Meningitis merupakan peradangan dari selaput otak.

“Sebelum tahun 1990, penyebab utama meningitis adalah bakteri Haemophilus influenzae Type b (Hib),” tambah Frandy.

Karena itu, hampir semua anak wajib diberikan vaksinasi Hib.

“Hal ini penting untuk menurunkan jumlah prevalensi kasus infeksi Hib pada selaput otak,” jelas Frandy.

 

Penyebab meningitis sangat beragam. Di antaranya infeksi bakteri streptococcus, staphylococcus, tuberculosis.

“Saat ini, penyebab utama meningitis bakteri adalah Streptococcus pneumoniae dan Neisseria meningitidis.” Penyebab lainnya, virus herpes simplex, herpes zoster, influenza, coxsackie, dan echoviruses. Sedangkan untuk virus, penyebab terbanyak karena herpes,” paparnya.

Jamur Cryptococcus neoformans dan parasit pun bisa menyebabkan meningitis.

“Untuk meningitis, parasit merupakan penyebab terjarang, biasanya karena amoeba atau cacing. Selain itu, ada pula Listeriamonocytogenes (listeria) yang ditemukan di banyak tempat. Misalnya di dalam debu dan makanan yang terkontaminasi, seperti keju dan daging yang diawetkan,” tambahnya.

 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, penyanyi solo pria Indonesia, Glenn Fredly meninggal dunia karena Menderita penyakit meningitis.

Pria yang dikenal dengan lagu - lagu romantis itu, meninggal pada Rabu, (08/04/2020), setelah menjalani perawatan di rumah sakit Setia Mitra, Jakarta Selatan. (tka)