Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Peran Eijkman Disamber BRIN, Matinya Lembaga Riset Indonesia

Senin, 03 Jan 2022 - 06:30 WIB
Peran Eijkman Disamber BRIN, Matinya Lembaga Riset Indonesia

Per 1 Januari, Eijkman Institut tak lagi menjalankan riset deteksi COVID-19. Diambil alih BRIN. Matinya lembaga riset.

Atas matinya lembaga riset di Indonesia, anggota DPR asal Partai Gerindra, Fadli Zon buka suara. Dia mengomentari peleburan Lembaga Eijkman ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Lewat cuitan di akun Twitternya, Fadli menuliskan komentar atas pernyataan Said Didu; koleganya di ranah medis asosial (medsos). Kali ini terkait itu tadi, matinya lembga riset sekelas Eijkman Institut. “Mau jadi apa dunia ristek kita ya? BPPT, LIPI, BATAN, LAPAN, Eijkman dst,” tulis Fadli Zon, terpantau Senin (3/1/2022).

Baca juga
Pengamat: Pilpres 2024 Gelanggang Trah Soekarno

Cuitan Fadli ini, terkait pernyataan Said Didu tentang sejumlah lembaga penelitian yang diisukan bakal tutup. “PHK tenaga iptek berlanjut. Setelah Eijkman, sekarang kapal riset. Infonya hal yang sama sedang terjadi di BPPT, LAPAN dan BATAN yang jumlahnya ribuan orang. Pekerja jelas dipecat, tapi puluhan triliun dana untuk kartu prakerja yang penerimanya tidak jelas,” tulis Said Didu dalam salah satu cuitannya.

Dalam cuitan lainnya, Fadli Zon mengucapkan terima kasih pada Lembaga Eijkman. Ia juga tampak menyayangkan peleburan yang dilakukan. “Terima kasih Lembaga Eijkman atas pengabdian 33 tahun. Sayang sekali,” tulis Fadli Zon.

Baca juga
Ini Tugas dan Fungsi BRIN, Lembaga Baru yang Dipimpin Megawati

Informasi saja, Eijkman Institut mengunggah cuitan yang memberitahukan bahwa mulai 1 januari 2021 kegiatan deteksi COVID-19 di PRBM Eijkman diambil alih BRIN.

“Mulai tanggal 1 Januari 2022, kegiatan deteksi COVID-19 di PRBM Eijkman akan diambil alih oleh Kedeputian Infrastruktur Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional. Selamat Tahun Baru 2022. Salam sehat, WASCOVE. Bersama, kita pulih kembali. Kami Pamit,” tulis akun tersebut, Jumat (31/112/2021).

Selanjutnya pada Minggu (2/1/2021), Lembaga Eijkman menyampaikan ucapan terima kasih pada masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan selama 33 tahun ini.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan selama 33 tahun Lembaga Eijkman berkiprah dalam pengembangan penelitian Biologi Molekuler Kesehatan & Obat di Indonesia dan dunia. Mari jaga spirit & etos kerja dimanapun kita berada,” tulis akun tersebut.

Tinggalkan Komentar