Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Kepala Daerah Perlu Cerdas Jaga Stabilitas Harga Pangan

1203 035117 A522 Inilah.com 1024x683 - inilah.com
Ilustrasi stok pangan di pasar tradisional. Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepala daerah menerapkan langkah cerdas menjaga stabilitas harga pangan dan energi. Hal ini sebagai respons atas perang Rusia-Ukraina yang telah berdampak ke berbagai sektor, termasuk gangguan stabilitas ekonomi di dunia.

“Intensif memonitor stabilitas harga pangan dan energi di daerahnya masing-masing,” kata Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro membacakan pesan tertulis Mendagri Tito Karnavian pada Peringatan Ke-26 Hari Otonomi Daerah Tahun 2022 secara hybrid di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (25/4/2022).

Ia menjelaskan, perang antara Rusia-Ukraina berdampak pada pola rantai ketersediaan dan permintaan pangan dan energi di banyak negara, termasuk Indonesia. Akibatnya, kondisi ini menimbulkan berbagai gangguan, termasuk pada stabilitas ekonomi dunia.

Baca juga
Gara-gara Sanksi, Ekonomi Rusia Bakal Kontraksi 20 Persen pada Kuartal II-2022

“Bahkan, pada beberapa negara sudah terjadi inflasi serta kenaikan harga pangan dan energi,” terangnya.

Dia menuturkan, bila Indonesia turut terdampak, otomatis akan berpengaruh ke seluruh daerah. Karena itu, Suhajar menegaskan, kepala daerah harus intensif memonitor stabilitas harga pangan dan energi tersebut.

Sebagai informasi, saat ini di setiap daerah telah terbentuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda). Pembentukan Satgas mengacu Surat Edaran Mendagri Nomor 511.2/3149/SJ tentang Pembentukan Satgas Ketahanan Pangan di Daerah.

“Oleh karena itu, saya berharap agar kepala daerah dapat terus secara intensif untuk berkomunikasi dan mengendalikan penuh Satgas Pangan tersebut.”

Tinggalkan Komentar