Perasaan Jerinx Setelah Mundur dari Polemik Covid-19

Perasaan Jerinx Setelah Mundur dari Polemik Covid-19 - inilah.com

Musisi Jerinx SID, menyampaikan mundur dari polemik Covid-19. Drummer Superman Is Dead ini percaya Covid-19 itu benar adanya.

“Saya pertegas sekali lagi, saya percaya CV19 itu ada. Ibu mertua saya kena, rekan kerja saya kena teman-teman juga banyak yang kena, syukur masih bisa diselamatkan,” katanya dalam akun instagram barunya @true_jrx, Minggu (15/8/2021).

Dalam perjalan pria bernama lengkap  I Gede Ari Astina itu di tengah pandemi Covid-19, ia harus meringkuk di balik jeruji penjara lantaran komentarnya yang dianggap mengundang ujaran kebencian.

Yakni komentarnya yang menilai Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan rumah sakit (RS) sebagai kacung WHO (badan kesehatan dunia) dan diuanggahnya di sosial media berbuntut panjang.

Ia juga pernah menolak rapid dan swab test sebagai syarat administrasi. Baru-baru ini Jerinx berseteru dengan Adam Deni berujung dipolisikan.

Usai Penuhi Panggilan Polisi Jerinx Bersedia Divaksin

Jerinx mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (13/08). Terkait dengan perkara dugaan pengancaman terhadap Adam Deni.

Ia datang didampingi istrinya Nora Alexandra dan kuasa hukum. Pada Sabtu, 14 Agustus 2021, penabuh drum grup band punk Superman Is Dead itu menjalani mediasi dengan Adam Deni.


Kemudian, berdiskusi panjang dengan dokter virolog yang dia percaya akhirnya Jerinx memutuskan menerima vaksin. Proses vaksinasinya dilakukan di Dokkes Polda Metro Jaya. Jerinx menyampaikan perasaannya ingin bisa bermusik lagi usai divaksin.

“Ya yang penting bisa main drum lagi. Cukup ya,” tutup dia.

Baca juga  Tak Hanya Nasabah, Pinjol Ternyata Juga Tipu Karyawannya

Tinggalkan Komentar