Senin, 06 Februari 2023
15 Rajab 1444

Percakapan Benny dan Jokowi, Memicu Polarisasi

Senin, 28 Nov 2022 - 20:13 WIB
Memerdekakan Pekerja Migran, Kepala Bp2mi Negara Tidak Boleh Kalah Dari Sindikat Whatsapp Image 2020 08 17 At 16.23.36 - inilah.com
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat pengukuhan Satgas Pemberantasan Pengiriman Ilegal PMI, di kantor BP2MI, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2020). (Foto: bp2mi.go.id)

Tersebarnya video percakapan antara Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), amat disayangkan.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin menilai, seharusnya percakapan Benny dan Jokowi tidak perlu sampai terekspos ke publik. Dia khawatir percakapan yang dimulai Benny tersebut bisa menimbulkan perpecahan.

“Kalau seperti saat (diskusi) itu terekspos ke publik, itu akan menjadi persoalan karena dianggap bisa menggaungkan polarisasi gitu. Bisa menumbuhkan perpecahan di tengah masyarakat,” ucapnya kepada Inilah.com, Senin (28/11/2022).

Ujang juga menyoroti respons Jokowi yang menjawab pernyataan Benny dengan kalimat ‘dikencengin’. Pasalnya, respons singkat itu kurang memberi kejelasan.

Baca juga
Gibran Siap Penuhi Panggilan KPK, Tapi Bungkam Soal Grup Sinar Mas

Dia khawatir, respons itu akan ditangkap Benny sebagai bentuk dukungan untuk memperkuat basis, melawan pihak-pihak yang berseberangan dengan kebijakan Jokowi.

“Jadi kencengkan itu ibaratnya ya akan ditambah lagi kekuatan dari lawan bicaranya Jokowi tadi gitu (Benny). Ya artinya itu respon mendukung ya, dari ucapan Benny itu,” terangnya.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 48 detik yang menunjukkan pertemuan relawan dengan Presiden Joko Widodo. Saat itu, Benny berusaha meyakinkan Jokowi bahwa para relawan memiliki jumlah massa yang besar untuk memenangkan pemilihan presiden.

Selain itu, dia juga mengaku tak tahan dengan pihak-pihak yang berlawanan dengan pemerintah dan mengaku siap melawan mereka di lapangan.

Baca juga
Real Madrid vs Man City: Penalti Benzema dan Dua Gol Cepat Rodrygo Kirim Los Blancos ke Final Liga Champions

“Kami gemas pak ingin melawan mereka, kalau mau tempur di lapangan, kami lebih banyak. Kalau bapak enggak mengizinkan kami tempur di lapangan melawan mereka, maka penegakan hukum harus (dilakukan),” ucap Benny dengan menggebu-gebu.

Dia mengatakan pihak-pihak yang dinilai kerap mencemarkan nama baik presiden, menyerang pemerintah, melakukan adu domba dan menghasut, serta menyebar kebencian perlu ditindak secara hukum.

“Kalau tidak, kami kehilangan kesabaran, ya sudah kami yang melawan mereka di lapangan,” tandas Benny.

Diakhir video, Jokowi menanggapi ucapan dan permintaan Benny dengan pernyataan yang mendukung. “Ya saya kencengin,” timpal Jokowi di detik 46, sembari menggunakan masker.

Tinggalkan Komentar