Minggu, 25 September 2022
29 Safar 1444

Perkembangan Pasar Keuangan yang Jadi Perhatian Investor

Selasa, 08 Feb 2022 - 08:20 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Perkembangan Pasar Keuangan yang Jadi Perhatian Investor- inilah.com
Istockphoto.com

Para pelaku pasar dan investor di pasar keuangan perlu mengetahui berbagai perkembangan terkini data keuangan. Hal itu sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi dan bisnis.

Perkembagan dimaksud berasal dari bursa saham, nilai tukar mata uang, harga berbagai komoditas, berita-berita dalam dan luar negeri. Semua itu tentu dapat memengaruhi positif-negatifnya sentimen pasar.

Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (8/2/2022) berikut perkembangan dimaksud:

DJIA +1.4 0% 35091

NASDAQ -82.34 -0.58% 14016

GOLD +12.8 +0.71% 1821.6 (IDR819,290)

OIL -0.31 -0.34% 91.61

COAL (Mar’22/Newcastle) +9.40 +4.55% 216

NICKEL +160 +0.68% 23554.50

TIN Unch 43021

CPO (Mar’22) -124 -2.16% 5625

EIDO +0.50 +2.16% 23.67

TLK 29.64 (4265) vs 4290 (TLKM)

US 10yr -0.013 -0.67% 1.919%

US 2yr -0.028 -2.12% 1.294

INDO 10yr +0.124 +1.92% 6.572%

VIX -0.36 -1.55% 22.86

IDR (Spot) 14,392.5

Data per Senin, 7 Februari 2022 kecuali dinyatakan sebaliknya

Berita-berita dalam Negeri

  1. Ekonomi RI 2021 tumbuh 3,69 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia secara kumulatif sepanjang 2021 berhasil tumbuh positif mencapai 3,69 persen, atau lebih baik dibandingkan 2020 yang mengalami kontraksi 2,07 persen. “Ekonomi Indonesia triwulan IV-2021 tumbuh 1,06 persen (qtq) dan kalau saya bandingkan dengan triwulan IV-2020 tumbuh 5,02 persen (yoy) sedangkan secara kumulatif artinya selama 2021 tumbuh 3,69 persen,” kata Kepala BPS Margo Yuwono.
  2. PPKM Jabodetabek naik level 3. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan sejumlah wilayah aglomerasi termasuk Jabodetabek naik ke level 3 PPKM. “Berdasarkan level asesmen saat ini, kami sampaikan bahwa aglomerasi Jabodetabek, DI Yogyakarta, Bali, Bandung Raya, akan ke level 3,” katanya.
  3. Penerimaan PPN produk digital Rp5,03 triliun. Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menyebutkan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) atas produk digital telah mencapai Rp5,03 triliun sejak 2020 sampai 31 Januari 2022. “Dari sejak implementasinya pada 2020 sampai sekarang, sudah ada 98 PMSE yang kami tunjuk secara bertahap dan nanti akan kami evaluasi secara terus-menerus,” ucapnya.
Baca juga
Ukraina dalam Keadaan Darurat, Wall Street Tersungkur

Berita-berita Global

  1. Wall Street sebagian besar lebih rendah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor mencerna hasil laporan keuangan kuartalan baru-baru ini dari pemilik Facebook Meta Platforms dan saham megacapslainnya, sementara Peloton melonjak menyusul laporan minat dari pembeli potensial, termasuk Amazon. Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 1,39 poin atau 0,004 persen, menjadi menetap di 35.091,13 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 0,37 persen atau 16,66 poin menjadi berakhir di 4.483,87 poin. Sementara Indeks Komposit Nasdaq merosot 0,58 persen atau 82,34 poin, menjadi tutup pada 14.015,67 poin.
  2. Harga minyak lebih rendah pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), di tengah tanda-tanda samar kemajuan dalam pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang dapat mengarah pada penghapusan sanksi AS terhadap penjualan minyak Iran. Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret di London, patokan global untuk minyak, tergelincir 58 sen atau 0,6 persen, menjadi menetap di 92,69 dolar AS per barel, setelah mencapai puncak tujuh tahun pada Jumat (4/2/2022) atau tertinggi sejak Oktober 2014.
Baca juga
Pandemi COVID-19 Berhasil Ditekuk, Menko Airlangga Yakin Ekonomi 2022 Lompat di Atas 5 Persen

Opini Pasar

Secara teknikal, Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, IHSG membentuk tren Bullish di mana White Marubozu dengan volume yang tinggi dan tren naik untuk Moving average convergence divergence (MACD). Resistance IHSG berada di 7.030 dan support 6.780.

Tinggalkan Komentar