Senin, 11 Mei 2026 | 23 Dzulqa'dah 1447
inilah.comarenasepak bolaPersija tak Risau Disebut 'Kehabisan Bensin' usai Gagal Menang di 2 Laga

Persija tak Risau Disebut 'Kehabisan Bensin' usai Gagal Menang di 2 Laga

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif
Rabu, 24 September 2025 - 17:32 WIB
Share
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. (Foto: I.League)

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. (Foto: I.League)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Nada sumbang mulai mengiringi Persija Jakarta usai gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Banyak pihak menilai Macan Kemayoran mulai kehabisan bensin menyusul merosotnya performa Rizky Ridho dan kawan-kawan.

Namun, pelatih Persija, Mauricio Souza tampak tak terpengaruh dengan komentar dan kekhawatiran yang dilancarkan para suporter, terutama di media sosial.

"Saya orang yang sangat jarang terhubung dengan media sosial. Ada orang-orang yang mengendalikan media sosial saya," kata Souza di Persija Training Ground, Rabu (24/9/2025).

"Jadi, sejujurnya, saya tidak sedikit pun khawatir dengan komentar-komentar yang datang dari luar," ujarnya.

Seperti diungkap di awal, Macan Kemayoran memang menunjukkan kemerosotan performa. Terbaru, Persija takluk 0-2 di kandang PSM Makassar pada pekan ke-6 Super League 2025/2026.

Sementara pada pekan sebelumnya, Persija juga harus puas berbagi angka 1-1 dengan Bali United dalam laga yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), kandang Macan Kemayoran.

Terlepas dari benar atau tidaknya komentar negatif di media sosial, Souza memilih memakluminya. Baginya, wajar jika tim dielu-elukan saat menang, tetapi akan menerima kritik ketika kalah. Menurutnya, hal semacam itu terjadi di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia.

"Kami, yang bekerja langsung dengan olahraga, sepak bola, harus tahu cara menganalisis. Karena saya tidak melihat hasilnya untuk menganalisis pertandingan. Saya menganalisis pertandingan terlepas dari hasilnya," katanya.

"Kami memenangkan pertandingan dan saya tidak puas dengan beberapa hal dari tim. Kami kalah dalam pertandingan. Dan saya tidak puas dengan beberapa hal dari tim. Dan saya puas dengan hal-hal lain, bahkan kekalahan. Para para penggemar tidak mengganggu saya. Para penggemar adalah gairah Anda," jelas Souza.

Persija Jakarta sebenarnya mengawali Super League 2025/2026 dengan baik. Dari empat laga awal yang dijalani pada Agustus lalu, Macan Kemayoran meraih tiga kemenangan dan sekali imnang.

Namun setelah jeda internasional alias FIFA Matchday September 2025, hasil yang didapat Persija kurang memuaskan.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com