Kamis, 14 Mei 2026 | 26 Dzulqa'dah 1447
inilah.comarenasepak bolaPersija Vs Persib di Stadion Segiri Tetap Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Dilarang Hadir

Persija Vs Persib di Stadion Segiri Tetap Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Dilarang Hadir

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif
Rabu, 6 Mei 2026 - 15:30 WIB
Share
Direktur Utama operator kompetisi I.League, Ferry Paulus, usai rapat koordinasi bersama pihak kepolisian di Mabes Polri, Rabu (6/5/2026).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Direktur Utama operator kompetisi I.League, Ferry Paulus, usai rapat koordinasi bersama pihak kepolisian di Mabes Polri, Rabu (6/5/2026).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan duel klasik antara Persija Jakarta versus Persib Bandung yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda tetap digelar dengan penonton.

Namun demikian, Ferry mengatakan sesuai regulasi yang diterapkan di awal musim, kehadiran suporter hanya dimungkinkan untuk tim tuan rumah. Dengan demikian, suporter Persib Bandung atau Bobotoh tetap dilarang hadir.

"Tetap dengan penonton, sesuai dengan standar kapasitas yang ada di sana. Ya harapan kita tentunya semua bisa berjalan dengan lancar," kata Ferry usai melakukan rapat koordinasi bersama pihak kepolisian dan Panpel Pertandingan Persija, di Mabes Polri, Rabu (6/5/2026).

"Kami sangat menghormati apa yang ada di dalam situasi di dalam apa namanya, di pihak kepolisian, dan tentunya jalan keluar yang terbaik yang kita lakukan dengan memindahkan ke Kalimantan Timur merupakan solusi yang paling baiklah," ujarnya lagi.

Asal tahu saja, Stadion Segiri yang juga merupakan markas Borneo FC memiliki kapasitas sekitar 13 ribu penonton. Itu artinya The Jakmania sebutan bagi pendukung Macan Kemayoran dapat memadati dan memenuhi stadion yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur tersebut.

"Itu (suporter tamu) tetap dilarang, suporter tamu tetap dilarang. Sama seperti kejadian-kejadian atau pertandingan-pertandingan sebelumnya. Suporter tamunya tetap dilarang," jelas Ferry Paulus.

Sebagai informasi, harapan pendukung The Jakmania untuk menyaksikan duel klasik kontra Persib Bandung di Jakarta dipastikan sirna. Laga bertajuk El Clasico Indonesia yang semula diharapkan berlangsung di ibu kota resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 tersebut tetap akan digelar sesuai jadwal pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Ferry menjelaskan pemindahan venue dilakukan setelah mempertimbangkan padatnya agenda sepanjang Mei yang dinilai berpotensi menimbulkan situasi mengkhawatirkan di luar kepentingan sepak bola.

"Seperti diketahui bahwa bulan Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar daripada kewenangan atau keinginan dari aspek sepak bola itu sendiri," kata Ferry.

"Nah, oleh karena itu karena di Jakarta ini adalah kota metropolitan, beberapa tempat kita carikan solusi, karena itu menjadi kewenangan daripada liga, di Jawa, di stadion-stadion yang lain, tetapi memang situasinya juga masih belum terlalu eee baik untuk digelar," lanjutnya.

I.League kata Ferry tak mau mengambil risiko dengan memaksakan laga tetap digelar di Jakarta maupun pulau Jawa. Sehingga, keputusan berat harus diambil, di mana laga dipindahkan ke Kalimantan Timur.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com