Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Pertalite Terasa Boros? Ini Cara Mudah Cek Konsumsi BBM Kendaraan

Jumat, 30 Sep 2022 - 19:44 WIB
Pertalite Boros
(ist)

Belum lama ini kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi Pertalite dipertanyakan oleh para pemilik kendaraan bermotor setelah harganya resmi mengalami kenaikan menjadi Rp10.000 pada 3 September lalu. Beberapa pengendara mengeluhkan Pertalite kini terasa lebih boros dan lebih cepat menguap dibandingkan sebelum adanya kenaikan harga.

Selain dirasa lebih boros, bensin jenis ini juga dikatakan menunjukkan perubahan warna menjadi lebih keruh jika dibandingkan dengan yang lama. Sejumlah pengendara berasumsi bahan bakar subsidi Pertalite yang baru telah dicampurkan sehingga tidak memiliki kualitas yang sama dibandingkan dengan harga sebelum naik.

Dalam menanggapi isu ini, Pertamina telah memberikan penjelasan bahwa tidak ada perubahan spek terkait BBM Pertalite, itu baik warna maupun kandungannya yang katanya membuat menjadi boros. Adapun standar dan mutu Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM RON 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.

Baca juga
Mau Hemat BBM? Ini 10 Tips Eco-Driving

Apabila Anda merasa kendaraan yang sehari-hari digunakan terasa lebih boros, Anda perlu mengetahui cara melakukan pengecekan konsumsi bahan bakar pada kendaraan. Lifepal.co.id membagikan beberapa cara yang dapat kamu gunakan untuk cek konsumsi bahan bakar pada kendaraanmu.

Berikut simak penjelasan lebih detail dari Co-Founder Lifepal.co.id Benny Fajarai dalam keterangannya kepada Inilah.com:

1. Menghitung dengan metode Full to Full

Untuk mengetahui rata-rata konsumsi BBM kendaraan, cara pertama bisa dicoba dengan menggunakan metode Full to Full. Metode ini bisa digunakan untuk menghitung seberapa besar konsumsi bahan bakar pada mobil maupun motor. Untuk menggunakan metode ini dibutuhkan kesabaran, kehati-hatian dan juga ketelitian, dikarenakan menghitung dengan metode ini bisa dibilang seperti cara manual.

Baca juga
Nekat Naikkan BBM Subsidi, PKS: Pemerintahan Jokowi Super Tega

2. Mengukur konsumsi BBM dengan metode MID

Selain menggunakan metode Full to Full, cara lainnya adalah metode MID (Multi Information Display). Fungsi dari MID ini untuk mengetahui informasi mengenai konsumsi bahan bakar. Selain itu, MID juga berfungsi untuk mengetahui jarak tempuh kendaraan. Dengan fitur MID ini Anda bisa mengetahui rata-rata konsumsi BBM secara real time.

Namun, perhitungan dengan MID memiliki kekurangan karena tidak sepenuhnya akurat akibat sering mengalami perubahan. Perubahan ini biasanya dipengaruhi oleh kecepatan kendaraan, kondisi jalan dan juga jarak tempuh.

3. Mencatat angka di odometer

Cara cek konsumsi BBM kendaraan yang berikutnya adalah mencatat angka yang ada di odometer. Odometer merupakan fitur pada kendaraan yang memperlihatkan jarak tempuh mobil sejak kendaraan pertama kali digunakan. Untuk mengukur konsumsi bahan bakar, Anda bisa mencatat Odometer saat melakukan pengisian saat bahan bakar habis.

Baca juga
Subsidi BBM Regresif Dinikmati Kelompok Kaya, Mesti Diubah Jadi Bantuan Tunai

4. Gunakan kendaraan secara rutin

Dengan menggunakan kendaraan secara rutin, Anda juga bisa memperkirakan rata-rata konsumsi BBM mobil per km. Setiap harinya, saat kendaraan digunakan setelah mengisi bensin, Anda bisa memperkirakan berapa lama bensin tersebut bertahan, disesuaikan dengan jarak yang sudah ditempuh sampai bensin habis.

Dengan begitu Anda akan tahu perkiraan ketahanan bensin kendaraan dan bisa mengetahui apakah konsumsi BBM mobil yang Anda miliki tergolong boros atau irit.

Tinggalkan Komentar