Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Pertemuan AHY-Anies untuk Satukan Energi Perubahan dan Perbaikan

Jumat, 07 Okt 2022 - 08:03 WIB
0820 035523 Ccab Inilah.com E1660985745369 - inilah.com
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) pada Sabtu (20/8/2022). (Foto: Antara)

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) siap bertemu Anies Baswedan dalam silaturahmi politik pada Jumat (7/10/2022). Silaturahmi politik ini dilakukan atas kehendak bersama untuk menyatukan energi perubahan dan perbaikan untuk bangsa.

Juru Bicara (Jubir) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pertemuan tersebut akan membahas dinamika seputar demokrasi Indonesia, maupun perubahan dan perbaikan yang akan dilakukan ke depannya.

“Anies dan AHY merupakan dua sahabat yang sudah berulang kali melakukan pertemuan, membahas isu-isu kemasyarakatan dan kebangsaan terkini,” kata Herzaky dalam keterangannya dikutip, Jumat (7/10/2022).

Ia menyebutkan dalam pertemuan nantinya AHY akan didampingi Sekjen Teuku Riefky, Bendahara Umum Renville Antonio, para wakil ketua umum, sekretaris majelis tinggi Partai Andi Mallarangeng, para Wasekjen, para kepala badan dan para kepala departemen.

Baca juga
Pelaku Penembak Shinzo Abe Mantan Anggota AL Jepang

Sebelumnya, AHY menghormati keputusan dan sikap politik yang diambil Partai NasDem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 2024.

“Saya mengikuti dan juga menghormati keputusan dan sikap politik yang telah disampaikan partai sahabat kami, yaitu NasDem yang sudah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada 2024,” kata AHY.

Dia menyebut keputusan NasDem untuk mengusung capres itu juga sudah dikomunikasikan sebelumnya dengan Demokrat, dan kemungkinan juga terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Yang jelas kita bertiga komunikasi sangat baik, ‘chemistry’ juga terus terbangun dengan erat, sehingga kami juga kedepankan semangat yang saling menghormati satu sama lain, karena setiap partai memiliki kedaulatan juga mekanisme internal yang harus kita hormati,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar