Kamis, 01 Desember 2022
07 Jumadil Awwal 1444

Pertemuan Airlangga-Puan Diharapkan Produktif

Rabu, 31 Agu 2022 - 20:45 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Airlangga Golkar 2 - inilah.com
(Foto: inilah.com/Agus Priatna)

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pada akhir pekan ini.

Pengamat politik Emrus Sihombing menilai pertemuan itu adalah ajang silaturahmi dua negarawan. Keduanya dinilai sebagai sosok dengan karakter politik yang mengutamakan keberagaman, pluralitas, inklusivitas dan persatuan.

“Rencana pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Hartarto suatu pertemuan negarawan yang memang sama-sama punya garis politik tentang keberagaman, tentang inklusivitas,” kata Emrus, Rabu (31/8/2022).

Komunikolog itu juga menganggap keduanya senafas dalam hal menghidupi semangat keindonesiaan dan kenusantaraan. “Jadi artinya bahwa dua sosok ini sangat homogen dari sudut keindonesiaan dan kenusantaraan kita,” ujarnya.

Baca juga
Iri dengan Warga DKI, Tokoh Indonesia Timur Desak Anies Maju Capres

Emrus mengungkapkan pertemuan Puan Maharani dengan Airlangga Hartarto akan semakin produktif jika menghasilkan kesepakatan politik.

“Saya berpendapat bahwa pertemuan itu bisa lebih produktif, apabila memang ada semacam kesepakatan di panggung belakang ketika mereka bertemu,” ujarnya.

Kesepakatan itu bisa berupa pencanangan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), sekaligus kesepakatan untuk berupaya merangkul seluruh kekuatan politik.

“Mudah-mudahan pertemuan mereka ada semacam kesepakatan memasangkan Puan Maharani menjadi calon presiden dan Airlangga menjadi calon wakil presiden Pilpres 2024 dengan catatan merangkul semua kekuatan politik dalam kerja sama politik,” jelas Emrus.

Menurut Emrus, pasangan itu adalah pasangan ideal. Puan Maharani bisa memainkan sebagai pemimpin dengan karakter keibuan yang mampu merangkul dan menyamankan seluruh kekuatan politik. Sedangkan Airlangga dinilai punya kemampuan sebagai nakhoda bidang ekonomi. Hal itu terbukti dengan keberhasilannya dalam penanganan COVID-19 sekaligus menjaga kondisi ekonomi Indonesia.

Baca juga
Spekulasi Jokowi 3 Periode Berakhir

Manuver PDIP

Sementara itu, Direktur Indonesian Political Opinion, Deddy Kurniansyah menyatakan kunci perubahan peta koalisi, termasuk juga keterusungan tokoh akan bergantung pada PDIP.

“Sehingga koalisi sekarang yang terbentuk tidak akan menemui di titik jenuhnya, artinya mereka tidak akan terkonfirmasi koalisi kalau PDIP belum mengambil keputusan-keputusan elit,“ katanya.

Saat ini menurut Deddy, sebagai partai pemenang pemilu, manuver PDIP sangat ditunggu untuk menentukan bentuk koalisi-koalisi ke depan.

Apalagi posisi Partai Golkar dalam Koalisi Indonesia Bersatu, maupun Airlangga sebagai Ketua Umum sangat positif. “Ada orientasi kedua, lobi politik para elit. Dengan kiprah dia sebagai Menko, keberhasilan menjaga ekonomi, ada potensi diusung oleh mitra,” kata Deddy.

Tinggalkan Komentar