Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Pertemuan Puan-Surya Paloh Gagal Capai Kesepakatan, Butuh Agenda Lanjutan

Senin, 22 Agu 2022 - 19:11 WIB
Ee33f66b E754 447d A810 Fbd981ca4da3 - inilah.com
Pertemuan Puan Maharani dengan Surya Paloh gagal mencapai kesepakatan antara PDIP dengan NasDem. Butuh agenda pertemuan lanjutan. Foto: NasDem

Pertemuan antara Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dengan Ketum NasDem Surya Paloh, di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/8/2022) gagal mencapai kesepakatan. Dibutuhkan agenda pertemuan lanjutan untuk memastikan adanya kerja sama antara PDIP dengan NasDem menghadapi Pemilu 2024.

Surya Paloh, usai pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu menyebutkan, pertemuan dengan Puan bersama jajaran pengurus PDIP lainnya merupakan pertemuan awal. PDIP dan NasDem sepakat untuk melanjutkan pertemuan lanjutan yang tidak terbatas dilaksanakan pada tahun ini.

“Kesimpulan pertemuan ini sebagai pertemuan awal yang akan bisa diharapkan untuk ditindaklanjuti dari pertemuan-pertemuan berikutnya, yang tidak terbatas untuk tahun ini saja, untuk ke depan,” kata Paloh.

Puan yang menerima mandat untuk menjalin komunikasi dengan parpol-parpol berdasarkan hasil rakernas memulai safari politiknya dengan menyambangi Surya Paloh sebelum bersilaturahmi dengan ketum-ketum parpol lain. Alasannya, lokasi NasDem Tower di Gondangdia, Menteng, dekat dengan rumah Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar.

Baca juga
Jokowi Setor Nama KSAD Andika Perkasa ke DPR Jadi Calon Panglima TNI

Paloh menyebutkan, NasDem merespons dinamika nama-nama yang muncul terkait kandidat capres-cawapres termasuk Puan Maharani. Bos Media Group juga menuturkan, terbuka bagi NasDem untuk menggelar rakernas kembali untuk memastikan nama-nama yang bakal diusung sebagai pasangan capres-cawapres pada 2024. “Kedatangan Mbak Puan ini kan saya lihat-lihat juga. Jadi, mari kita lihat perkembangan ke depan. Sudah bertemu begini, masak tidak masuk ke dalam radar,” ujarnya.

Sedangkan Puan menyebutkan pertemuannya dengan Surya Paloh berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Malahan dia menggambarkan pertemuan itu seperti oom menjamu kemenakannya. Ditekankan pula pertemuan itu dilaksanakan untuk membahas sinergitas menuju Pemilu 2024.

Baca juga
Tak Perlu Perubahan Dapil, Empat Provinsi Baru di Papua Diikutkan Pemilu 2024

“Bagaimana membangun bangsa dengan bersama, komunikasi, dan sinergi menuju Pemilu 2024; sehingga persatuan dan kesatuan tetap bisa berjalan sebagai Republik Indonesia,” tutur Ketua DPR.

Elektabilitas 1%

Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis pada Minggu (21/8/2022), menyebutkan, elektabilitas Puan berada pada angka 1%. Selaku petinggi parpol, Puan kalah dari Prabowo yang menerima dukungan mencapai 16,7% sebagai capres pada 2024, namun unggul dari Airlangga Hartarto yang menerima dukungan 0,5%.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengungkapkan, dukungan terhadap Puan tidak mengalami kemajuan dalam 1,5 tahun terakhir. Artinya, secara survei suara terhadap Puan belum kompetitif.

Screenshot 20220821 221529 - inilah.com
Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang bertajuk “Kecenderungan Elektabilitas Calon Presiden”, di Jakarta, Minggu (21/8/2022). Foto: Antara

Pada Maret 2021, dalam pertanyaan semi terbuka, dukungan pada Puan sebesar 0,5% menjadi 1% pada Agustus 2022. Sementara dukungan pada Airlangga 0,1% pada Maret 2021 menjadi 0,5% pada Agustus 2022. Lemahnya dukungan publik pada Puan karena tingkat kesukaan atau likeability yang rendah dan cenderung semakin rendah.

Baca juga
Survei Algoritma: Publik Tak Suka Jokowi Umbar Dukungan Capres

“Dari 67% yang tahu Puan Maharani, hanya 44% yang mengaku suka. Angka ini mengalami penurunan dalam satu setengah tahun terakhir, dari 60% pada Maret 2021 menjadi 44% pada survei Agustus 2022,” paparnya.

Tinggalkan Komentar