Jumat, 27 Mei 2022
26 Syawal 1443

Perubahan Iklim Berdampak pada Frekuensi Hujan dan Kekeringan Ekstrem

perubahan iklim

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan perubahan iklim akan berdampak pada kenaikan frekuensi hujan dan bisa juga kekeringan ekstrem di Indonesia.

Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan perubahan iklim telah menyebabkan tren kenaikan temperatur di Indonesia.

“Sebagai dampaknya tidak bisa dipungkiri banyak yang terjadi dengan kondisi di Indonesia, misalkan hilangnya atau mencairnya es di Puncak Jaya, di mana pada saat ini (temperatur) di permukaan es Puncak Jaya sudah di atas titik beku, sekitar lima derajat,” katanya.

Dirinya memastikan beberapa tahun yang akan datang es yang berada di puncak gunung tertinggi di Indonesia itu akan menghilang.

Baca juga
Waspada Potensi Terjadi Gelombang Tinggi di Wilayah NTB

Tak hanya meningkatkan frekuensi hujan, perubahan iklim juga dapat berpotensi mengakibatkan kekeringan ekstrem.

“Sehingga itu berdampak kepada kejadian kebakaran hutan, berdampak lebih lanjut kepada transboundary pollution (pencemaran asap lintas batas) dan berdampak pada kegiatan ekonomi, transportasi dapat terhenti maupun dampak pada kesehatan,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar