Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

Perusahaan Asuransi Ternama Australia Kena Retas, 9,7 Data Nasabah Dibobol

Selasa, 08 Nov 2022 - 07:56 WIB
Asuransi Australia
(foto: Daily Telegraph)

Perusahaan asuransi kesehatan terbesar di Australia, Medibank Private Ltd, dilaporkan terkena peretasan yang mengakibatkan 9,7 juta data nasabah kebobolan.

Peretas kemudian meminta tebusan, namun pihak Medibank tidak mau mengabulkan tuntutan itu.

Dalam temuan penyelidikan perusahaan hingga saat ini, Medibank mengonfirmasi bahwa peretas berhasil mengakses nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan alamat email 9,7 juta nasabah dan bekas nasabah.

Masalah keamanan dunia maya di Australia telah meningkat tajam beberapa waktu belakangan ini. Bahkan, laporan pemerintah setempat menyebut ada satu serangan setiap 7 menit.

“Berdasarkan saran ekstensif yang kami terima dari para pakar kejahatan dunia maya, kami yakin hanya ada kemungkinan terbatas membayar uang tebusan untuk memastikan kembalinya data pelanggan kami dan mencegahnya dipublikasikan,” ujar CEO Medibank David Koczkar, seperti dilansir Reuters, Senin (7/11/2022).

Baca juga
Waspadai Serangan Siber 'Phising' Belanja Daring saat Ramadan

Membayar uang tebusan, menurutnya, justru dapat mendorong peretas untuk memeras pelanggan atau nasabah perusahaan secara langsung dan melukai lebih banyak orang.

Karenanya, Medibank memperingatkan nasabah untuk tetap waspada karena penjahat bisa saja membocorkan data secara online atau mencoba menghubungi nasabah secara langsung.

Koczkar pun menegaskan bahwa operasional perusahaan dan bisnis tetap berjalan normal selama peretasan. Nasabah juga bisa terus mengakses layanan kesehatan.

Medibank, ia menambahkan, akan menugaskan tinjauan eksternal untuk belajar dari serangan siber sembari terus memperluas program dukungan respons sibernya.

Tinggalkan Komentar