Selasa, 27 September 2022
01 Rabi'ul Awwal 1444

Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Juanda, Pilot Meninggal Dunia  

Kamis, 21 Jul 2022 - 16:12 WIB
Pesawat Citilink - inilah.com
Pesawat Citilink

Pesawat Citilink QG307 rute penerbangan Surabaya-Makassar mendarat darurat di Bandara Juanda Surabaya, Kamis (21/7/2022) setelah sempat terbang selama 12 menit.

Usai mendarat, Kapten Boy Awaliyah (48) Pilot yang menerbangkan Pesawat Citilink meninggal mendadak.

Yuristho Ardi Hanggono Humas PT Angkasa Pura I, pada Radio Suara Surabaya, Kamis siang menjelaskan awalnya Pesawat Citilink QG307 tersebut, melakukan take off dengan baik pukul 06.10 WIB dari Bandara Juanda.

Namun selang 12 menit kemudian, yakni pukul 06.22 WIB, pesawat tersebut meminta izin (request) kepada menara tower di Bandara Juanda untuk melakukan emergency landing.

“Ada Request karena pilot pesawat atas nama Kapten Boy Awaliyah mengalami incapacity (sakit di atas pesawat). Setelahnya pesawat landing pukul 06.56 WIB di Bandara Juanda lagi, dan disitu para petugas kami seperti ‘Airport Rescue Fire Fighting’ yang sudah standby langsung melakukan upaya penangana. Akhirnya setelah selesai semua prosedur pendaratan, pilot atas nama Kapten Boy Awaliyah dievakuasi oleh tim PKP-PK (Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadaman Kebakaran) untuk dibawa ke rumah sakit terdekat,” terangnya.

Baca juga
Begini Kronologi Meninggalnya Anggota Menwa UPN Veteran

Namun, lanjut Yuristho, berdasarkan konfirmasi dari pihak Citilink, Kapten Boy Awaliyah dikabarkan telah meninggal dunia setelah dievakuasi ke rumah sakit.

“Informasi terakhir yang kami terima dari keterangan resmi pihak Citilink pilot meninggal dunia, dan kami menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya Kapten Boy,” terangnya.

Sementara itu, setelah emergency landing, para penumpang Pesawat Citilink QG307 rute penerbangan Surabaya-Makasar langsung diarahkan ke ruang tunggu, untuk selanjutnya menunggu pesawat pengganti diberangkatkan pukul 10.58 WIB menuju ke tujuan, lengkap dengan kru yang sudah diganti.

Peristiwa emergency landing tersebut, tidak sampai menyebabkan gangguan pada seluruh penerbangan lain di Bandara Juanda Surabaya.

Tinggalkan Komentar