Rabu, 17 Agustus 2022
19 Muharram 1444

Pesawat Presiden Jokowi Sempat Berputar-putar Sebelum Mendarat di Munich

Senin, 27 Jun 2022 - 20:32 WIB
Whatsapp Image 2022 06 27 At 2.21.42 Am - inilah.com
Presiden Joko Widodo dan Iriana tiba di Munich International Airport, Munich, Jerman, Minggu (26/6/2022). Foto: Antara

Pesawat Garuda Indonesia (GIA-1) yang membawa rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat berputar-putar di udara sebelum mendarat di Munich, Jerman, Minggu (26/6/2022) pukul 18.40 waktu setempat. Hal ini disebabkan rombongan tiba lebih cepat dari perkiraan.

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara, Iriana, dan sejumlah anggota kabinet bertolak ke Jerman, untuk menghadiri KTT G7 di Elmau, pada pagi harinya dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pesawat harus berputar-putar di sekitar perbatasan Iran dan Turki agar mendarat tepat sesuai jadwal.

“Agar kedatangan pesawat GIA-1 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, pilot melakukan holding guna menyesuaikan waktu ketibaan, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, memberi penjelasan, di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Tindakan pilot pesawat GIA-1 tersebut, lanjut Bey, sudah dikomunikasikan dan disetujui Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono yang turut serta dalam penerbangan tersebut.

Sebelumnya, pengamat penerbangan Gerry Soejatman melalui akun Twitter @GerryS yang diunggah Minggu menyebutkan pesawat GIA-1 berputar 360 derajat di sekitar perbatasan Iran dan Turki, berdasarkan pantauan situs pelacak penerbangan Flightradar 24.

Baca juga
Gara-gara Jokowi, Saham Sawit Tumbang Semua

“OK, can someone tells me what was going on here? It’s carrying the #president… things like this raises questions… why the 360 turn? #Indonesia,” tulis Gerry.

Dia juga menyebut pesawat GIA-1 adalah the 2nd most monitored flight di situs pelacak penerbangan itu. Ia memperkirakan kegiatan pesawat berputar atau holding di perbatasan negara biasanya karena masalah izin penerbangan (flight permit) atau persetujuan penerbangan (flight approval) untuk melintas di atas negara yang akan dilalui.

Diketahui Presiden Jokowi dan rombongan akhirnya tiba di Munich International Airport, pada Minggu (26/6/202) petang. Cuaca cerah di Munich terpantau sekitar 28 derajat celcius saat Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Ibu Kota Negara Bagian Bavaria tersebut.

Baca juga
Omicron Datang, Jokowi Perpanjang Status Pandemi COVID-19

Setelah pintu pesawat terbuka, Presiden Jokowi dan Iriana menuruni tangga pesawat dengan disambut oleh Menteri Urusan Eropa dan Internasional Negara Bagian Bavaria Melanie Huml, Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno, dan Atase Pertahanan RI Kolonel Budi Wibowo.

Jokowi mengikuti KTT G7 di Istana Elmau, Jerman, sebagai rangkaian kunjungan luar negeri ke empat negara yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Uni Emirat Arab. “Setelah dari Jerman, saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy. Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian untuk membangun perdamaian, karena memang perang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” kata Presiden dalam keterangannya sebelum lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca juga
Hutan Sudah Rusak, Gubernur Lapor Presiden Jokowi

Usai mengunjungi Ukraina, Presiden dijadwalkan menuju Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengusung misi perdamaian yang sama dan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan menghentikan perang Rusia dan Ukraina.

 

Tinggalkan Komentar