Jumat, 12 Agustus 2022
14 Muharram 1444

Peternak Minta Sosialisasi Ganti Rugi Ternak Mati Akibat Virus PMK

Minggu, 26 Jun 2022 - 11:10 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Peternak Minta Sosialisasi Ganti Rugi Ternak Mati Akibat Virus PMK - inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Pengusaha peternakan di Desa/Kalurahan Sukoreno, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan pemerintah menyosialisasikan rencana pemberian ganti rugi Rp10 juta per ekor bagi peternak. Ganti rugi ini berlaku untuk hewan ternak yang mati karena penyakit mulut dan kuku alias PMK.

“Kami sangat senang dengan rencana itu, karena bisa meringankan beban kerugian pemilik sapi. hanya saja, petunjuk teknis kami belum paham,” kata pengusaha peternakan di Sukoreno Olan Suparlan di Kulon Progo, Minggu (26/6/2022).

Ia mengatakan sampai saat ini informasi pemberian insentif Rp10 juta terhadap ternak yang mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belum disosialisasikan ke masyarakat tingkat bawah.

Baca juga
Pemkab Garut Akan Ganti Rugi Warga Terdampak Banjir Bandang

“Rencana pemberian insentif masih sebatas di media sosial dan televisi, sedang petani peternak juga belum semua menyimak,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Sudarmanto mengatakan Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Pertanian dan Pangan tidak menganggarkan bantuan untuk peternak yang hewan ternak mati akibat PMK.

Ia mengatakan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo hanya menganggarkan untuk pengadaan obat dan disinfektan untuk pencegahan PMK.

“Kami tidak menganggarkan untuk itu. Kami hanya mengusulkan anggaran pengadaan obat-obatan,” katanya.

Sudarmanto mengatakan pemerintah pusat memang ada rencana memberikan bantuan kepada peternak yang hewan ternaknya mati akibat PMK.

Baca juga
Manfaatkan Teknologi dan Informasi, Bea Cukai Gelar Sosialisasi Daring

“Teknis pelaksanaannya belum ada informasi,” kata Sudarmanto.

Tinggalkan Komentar