Piala Presiden Esports 2021 Siap Digelar, Kick Off 3 Oktober

Piala Presiden Esports 2021 Siap Digelar, Kick Off 3 Oktober - inilah.com

Pemerintah bersiap menggelar Piala Presiden Esports (PPE) 2021 dimulai atau kick off pada 3 Oktober mendatang. Langkah ini merupakan komitmen dan dukungannya untuk terus memajukan ekosistem dan industri esports nasional.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyatakan Indonesia harus siap untuk menjadi leader dalam dunia esports, baik di kawasan regional maupun internasional. Bangsa Indonesia memiliki potensi yang luar biasa besar dari sisi sumber daya generasi muda, ekosistem keolahragaan, dan juga industri esports.

“Penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 diarahkan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki bangsa Indonesia menjadi pemimpin esports di kawasan regional Asia bahkan dunia. Ini yang akan terus kita dorong dan wujudkan melalui penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 yang akan dimulai pada bulan Oktober nanti. Kita bangga dan yakin bahwa esports Indonesia akan mampu menjadi yang terbaik,” kata Moeldoko dalam konferensi pers daring, beberapa waktu lalu.

Tahun ketiga penyelenggaraan turnamen olahraga elektronik kasta tertinggi di Tanah Air yang digagas Presiden RI Joko Widodo ini akan mengusung tema dan pesan khusus #BanggaEsportsIndonesia.

Salah satu upaya dan bukti keseriusan ini antara lain dilakukan dengan menambah jumlah dan peran kementerian serta lembaga yang terlibat dalam Piala Presiden Esports 2021, yang terdiri dari Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan PB Esports Indonesia (PBESI).

Baca juga  Kemenparekraf Dorong Esports Lewat Sisi Pengembang Game

Moeldoko menjelaskan, peningkatan jumlah kementerian dan lembaga tersebut tentu dibarengi dengan target capaian yang lebih baik dan kontribusi pemanfaatan esports dalam berbagai aspek yang lebih luas.

“Salah satu aspek yang perlu digarisbawahi adalah pentingnya mendorong esports menjadi lokomotif yang mampu membangkitkan sektor ekonomi kreatif melalui sports tourism. Esports sebagai industri olahraga dengan valuasi yang tinggi dan jaringan yang besar, bisa menjadi stimulus untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sempat terdampak pandemi,” paparnya.

Ketua Panitia Pelaksana PPE 2021, Rangga Danu Prasetyo, menjelaskan edisi ketiga kompetisi olahraga elektronik terbesar ini diselenggarakan secara hybrid, mengombinasikan sistem daring dan luring, serta penerapan protokol kesehatan yang ketat dan menyeluruh. Sejumlah cabang game yang akan dipertandingkan yaitu eFootball PES, Free Fire, Lokapala (game lokal), Mobile Legends, PUBG Mobile, dan MPL Gaming.

“Penyelenggaraan PPE 2021 merupakan kerja kolaboratif lintas sektoral dan stakeholders di esports yang begitu besar. Sebagai pelaksana sejak ajang perdana, kami optimis bahwa PPE 2021 akan memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan generasi muda kita di kancah esports. Saat ini open registration untuk atlet dan tim esports sudah dibuka dan kami yakin hingga dimulainya nanti mampu memenuhi target lebih dari 170 ribu atlet berpartisipasi,” terang Rangga.

Menpora Zainudin Amali mengatakan Piala Presiden Esports harus terus bergulir sebagai wadah kompetisi bagi talenta-talenta muda esports Indonesia. Terbukti sejak penyelenggaraan PPE perdana, bermunculan atlet-atlet potensial yang kemudian memiliki jenjang karier yang jelas di industri esports melalui berbagai tim profesional.

Baca juga  Buka EVOS ITF, Zulhas Dorong Esports Makin Berkembang di Indonesia

“Harapan besar dalam Piala Presiden Esports ini antara lain menjadi trigger agar kompetisi esports berjenjang lain di bawahnya terus berjalan dan semakin banyak. Kita ingin agar ekosistem ini terus berkembang, menjadi wadah dan sarana melahirkan talenta-talenta muda berprestasi yang akan membawa keharuman nama bangsa di mata dunia,” terang Zainudin.

Ia juga menekankan Piala Presiden Esports 2021 akan menjadi ruang kolaborasi untuk mengembangkan esports sebagai bagian sistem keolahragaan di Indonesia ke depannya. Kesamaan visi dan misi Pemerintah RI terhadap pembangunan esports akan diselaraskan melalui berbagai program serta regulasi-regulasi yang lebih baik melalui kerja sama Kempora bersama KONI dan PB ESI.

Setelah dibuka dengan seremoni kick off, pertandingan di masing-masing cabang game akan bergulir hingga babak grand final pada akhir tahun nanti. Babak kualifikasi akan terbagi dalam enam regional wilayah yaitu Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali-NTT-NTB, dan Maluku-Papua.

Selain trofi, para atlet dan tim yang bertanding akan berjuang memperebutkan total prize pool senilai Rp2 miliar dan kesempatan untuk menapaki karier yang lebih besar lagi di industri esports.

Menariknya lagi, Piala Presiden Esports 2021 tidak hanya terbatas di level nasional saja. Di babak grand final juga akan ada pertandingan level internasional yang secara khusus mendatangkan tim esports kelas dunia. Hal ini diharapkan akan menjadi daya tarik yang besar bagi publik esports mancanegara untuk turut menyaksikan Piala Presiden Esports 2021.

Baca juga  Wah, Ternyata Wajah Anak Kedua Nagita dan Raffi Mirip Rafathar

Tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi atlet dan tim esports saja, Piala Presiden Esports 2021 dipastikan juga menjadi ruang bagi pengembang game-game lokal. Game buatan anak bangsa yaitu Lokapala resmi dipertandingkan di Piala Presiden Esports 2021 bersanding dengan game populer mancanegara lainnya.

Antarupa Studios selaku pengembang Lokapala mengapresiasi langkah pemerintah mengakomodasi kepentingan industri game nasional di ajang PPE 2021 serta PON XX Papua mendatang.

“Sebagai bagian dari ekosistem esports dan industri kreatif nasional, kami bersyukur diberi ruang yang sangat memadai oleh pemerintah dan kami siap untuk ambil bagian dalam upaya mendukung kemajuan bangsa melalui esports. Kami yakin bahwa game yang dibuat anak-anak bangsa punya potensi dan kualitas untuk menjadi besar, dan ajang PPE 2021 serta PON Papua nanti merupakan batu lompatan yang sangat besar bagi industri game dan esports nasional,” tutur Diana Paskarina, COO Anantarupa Studios.

Ajang Piala Presiden Esports 2021 juga membuka keran dukungan serta kolaborasi dari berbagai kalangan industri untuk terlibat dalam pengembangan esports di Indonesia.

BCA sebagai sektor swasta yang memberi dukungan terhadap penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021, merasa perlu untuk terlibat dalam pengembangan esports dalam upaya memajukan generasi muda Indonesia.

Tinggalkan Komentar