Jumat, 01 Juli 2022
03 1444

PKS Ingin Ada Poros Baru dan Tiga Capres

Minggu, 19 Jun 2022 - 21:03 WIB
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri. Foto: FB Salim Segaf Al-Jufri.
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri. Foto: FB Salim Segaf Al-Jufri.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginginkan munculnya poros baru dalam percaturan perpolitikan nasional saat ini. Selain itu, PKS memprediksikan bakal ada tiga calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengungkapkan harapannya agar munculnya poros baru dan adanya tiga capres itu seusai menghadiri acara Mengenang Almarhumah Ani Yudhoyono di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu (19/6/2022).

“Sampai nanti, mudah-mudahan akan ada poros, ya. Kalau kita lihat, kemungkinan ada tiga calon ya, tiga calon presiden. Mudah-mudahan itu terwujud,” kata Salim kepada wartawan.

Salim juga menyebutkan PKS kemungkinan bakal merekomendasikan koalisi partai politik untuk menghadapi Pemilu 2024 setelah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Senin (20/6/2022).

Baca juga
Foto: Pasukan Oranye Tanam Sayur di Lahan Kosong Kolong Tol Becakayu

“Besok sama lusa coba nanti kita lihat. Kalau final, saya sih melihat belum ada. Tapi mungkin akan ada rekomendasi partai koalisinya. Final siapa calon presidennya, belum,” tutur Salim.

Mengenai kemungkinan untuk membangun koalisi dengan Partai Gerindra dan PKB, menurut Salim, partainya masih melakukan komunikasi awal dan belum ada hasil yang final.

Oleh karena itu, tutur Salim Segaf, seluruh kader partai harus bersabar. “Jadi, masih komunikasi awal, ya. Belum ada sesuatu yang final. Kita perlu bersabar,” ucap Salim.

Bagi PKS, meskipun sebelumnya telah menjalin koalisi dengan Partai Gerindra berulang kali dan belum memenangkan pemilihan umum, tidak ada kata kapok atau jera dalam menjalin koalisi.

Baca juga
Balas Budi Ridwan Kamil ke Golkar, Dukung Airlangga jadi Capres

“Sama siapa pun bisa. Kalau politik itu tak ada kapoknya selama kepentingan bisa ketemu,” ujar Salim.

Tinggalkan Komentar