Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

PKS Miriskan Internasional Berstandar Ganda Terhadap Nasib Rakyat Palestina

PKS Miriskan Internasional Berstandar Ganda Terhadap Nasib Palestina
Polisi Israel memang biadab. Berkali-kali menyerang warga Palestina yang beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Jumat lalu (22/4/2022), polisi Israel menyerang sekitar 2.000 umat Islam yang baru saja menunaikan salat Subuh. Mereka diusir dari Masjid Al-Aqsa. Puluhan warga Palestina menderita luka-luka.

Atas peristiwa ini, Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS, Sukamta mengecam keras. Dia menuding dunia internasional berstandar ganda. tak satu pun yang mempermasalahkan serangan Israel terhadap warga sipil Palestina. Sementara invasi militer Rusia ke Ukraina, nyaring bunyinya.

“Penjajahan Israel di Palestina sama masalahnya dengan penyerangan Rusia ke Ukraina. Namun, respons negera-negara di dunia berbeda. Dukungan besar kepada Ukraina namun tidak ada dukungan berarti bagi negara Palestina. Hal ini menunjukan bahwa kemanusiaan dan kedaulatan negara berada dibawah kepentingan politik, ekonomi negara-negara di dunia,” papar Sukamta, Senin (25/4/2022).

Baca juga
Nasib Terawan, Jenderal Andika Perkasa Patuhi Keputusan IDI

Kondisi dunia internasional yang terus bergejolak, menurut Sukamta, menjadi ujian bagi pemerintah Indonesia dalam memimpin dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan tersebut.

“Posisi Indonesia sebagai Presidensi G-20 tentu posisi strategis. Indonesia harus menunjukan kapasitas kepemimpinan di level dunia dalam memimpin negara berkembang dan negara maju dalam menyelesaikan masalah Palestina. Kemampuan diplomasi harus diperkuat,  jangan sampai kepemimpinan di G-20 disia-siakan dan membuat negara-negara di dunia kehilangan kepercayaan kepada Indonesia,” ungkapnya.

Mengingatkan saja, Masjid Al-Aqsa diakui internasional sebagai tempat ibadah bagi umat Islam di bawah pengawasan Yordania. Namun, Israel mengabaikan keputusan Internasional itu dengan menguasai kawasan tersebut. Selanjutnya, Israel melarang umat muslim Palestina beribadah, namun membebaskan rakyat Israel mengunjungi Masjid Al-Aqsa.

Tinggalkan Komentar