Minggu, 26 Juni 2022
26 Dzul Qa'dah 1443

PKS Putuskan Bentuk Poros Ketiga

Selasa, 21 Jun 2022 - 15:25 WIB
Antarafoto Rapimnas Dpp Pks 2022 200622 Riv 7(1) - inilah.com
Hasil Rapimnas PKS sepakat membangun poros ketiga untuk menghadapi Pemilu 2024. Foto: Antara

Hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS memutuskan agar partai membangun koalisi untuk membentuk poros ketiga menghadapi Pemilu 2024. Komunikasi dengan parpol-parpol mulai digencarkan sambil memetakan pasangan capres-cawapres yang layak untuk diusung.

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu mengatakan, partainya berikhtiar membangun poros alternatif untuk menghindari adanya dua pasangan capres-cawapres yang bisa berimplikasi pada polarisasi seperti yang terjadi pada 2014 dan 2019.

“PKS akan membangun komunikasi dengan parpol lain dengan terbentuknya poros alternatif serta capres-cawapres potensial yang akan berpotensi memenangkan pilpres,” kata Syaikhu usai Rapimnas PKS di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Baca juga
Ketiadaan Tokoh Sentral Sulitkan Koalisi PKB-PKS

Terkait nama capres usulan DPW PKS seluruh Indonesia yang dibahas dalam rapimnas, nantinya bakal disetor kepada Majelis Syuro PKS yang diketuai Salim Segaf Al Jufri. DPP sudah menampung usulan nama-nama capres usulan kader yang terdiri atas sosok internal dan dari luar parpol.

Sekjen PKS, Aboe Bakar Alhabsyi menyebutkan, partai memprioritaskan kader untuk diusung pada Pilpres 2024 selama memiliki elektabilitas yang mumpuni. Namun PKS juga membuka pintu untuk pihak eksternal untuk diusung.

“Begitu masuk Majelis Syuro tidak ada yang tereliminasi, cuma kadar kelasnya lebih tinggi rendahnya untuk dipilih nanti,” pungkasnya.

Aboe Bakar juga memastikan PKS sudah membangun komunikasi dengan parpol lain untuk membangun koalisi. Tak terkecuali dengan parpol-parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Baca juga
Ngebet Nyapres, Cak Imin Diminta Realistis

Belakangan PKS juga melakukan pendekatan dengan PKB untuk membangun Koalisi Semut Merah. “PKS akan mengatakan poros ketiga, enggak mau hanya ada dua poros. Maka kita ajak PKB, muncullah Semut Merah. Yang namanya berjodoh itu enggak bisa cepat-cepat, perlahan,” ujarnya.

 

Tinggalkan Komentar