Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

PKS tak Kapok Koalisi dengan Gerindra

Senin, 20 Jun 2022 - 19:45 WIB
PKS gerindra koalisi - inilah.com
Konferensi Pers Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Sohibul Iman di Rakernas PKS, Hotel Sahid Jaya, Senin (20/6/2022) - inilah.com/Safarianshah

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa tak kapok dan trauma menjalin kerja sama politik atau koalisi bersama Partai Gerindra di Pilpres 2024.

Walau sempat dikecewakan dalam berbagai kesempatan, PKS mengaku takkan bawa perasaan (baper) dalam menjalani proses politik.

“Dalam politik enggak ada kapoknya. Hari ini mengecewakan, siapa tahu suatu saat akan membutuhkan juga dengan pihak tertentu. Enggak usah baperan dalam politik,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Sohibul Iman di sela Rapimnas PKS di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (20/6/2022).

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengatakan, partainya akan terus membuka pintu kerja sama politik dan koalisi dengan sejumlah partai politik untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2024.

Baca juga
PKS Cari Teman Koalisi dengan Prinsip Kesetaraan

Syaikhu menambahkan, PKS tak mensyaratkan banyak hal, namun adanya kesetaraan dalam koalisi dan memiliki platform pembangunan yang berbasis pada kemajuan.

“PKS akan terus berjuang mencari mitra koalisi yang setara yang mau duduk sama rendah berdiri sama tinggi mitra koalisi yang memiliki platform pembangunan yang sama yang ingin sama-sama membawa perubahan dan kita semua tentu menginginkan perubahan kita ingin ada kemajuan bukan teman dekat apalagi kemunduran,” kata Syaikhu saat Pembukaan Rapimnas PKS di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (20/6/2022).

Untuk itu, PKS akan gencar menjalin komunikasi politik dengan pimpinan partai lain untuk mencari titik kerja sama politik di Pilpres 2024.

Baca juga
Pemanasan Mesin Politik, Pendukung Ethor Muncul dari Pulau Kalimantan

“Oleh karena itu DPP PKS terus membuka keran komunikasi politik dengan pimpinan-pimpinan partai-partai politik yang lain PKS sangat terbuka untuk duduk bersama mengusung politik kebangsaan politik negarawan politik kolaborasi yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok dan golongan,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar