Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Plin-plan Benny K Harman Minta Nonaktifkan Kapolri Listyo

Rabu, 24 Agu 2022 - 17:31 WIB
Kapolri Listyo Rdp - inilah.com
Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) kasus Ferdy Sambo dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022) - (Foto: Inilah.com/Didik Setiawan)

Anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman kini berbalik badan memberikan dukungan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan kasus pembunuhan Brigadir J dan memperbaiki wajah institusi Polri.

Hal ini diungkapkan Benny saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan Mabes Polri di Komplek Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Sebelumnya, saat menjalani rapat dengan Ketua Kompolnas yang juga Menteri Koordinator bidang Polhukam, Mahfud MD, Benny sempat meminta Presiden Jokowi untuk menonaktifkan Sigit terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Sebab, dia menilai Kapolri Sigit berpotensi tersandera konflik kepentingan dalam menangani teman sekaligus anak buahnya sendiri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Baca juga
Ibunda Brigadir J Histeris di Persidangan, Putri Candrawathi Pejamkan Mata

“Menurut ceritanya kemarin juga Pak Kapolri juga tersandera oleh Kerajaan Sambo ini. Maka saat itulah saya usulkan, kalau begitu Menkopolhukam mengapa tidak diminta saja Presiden supaya Kapolri dinonaktifkan kalau misalnya kerajaan Sambo begitu mendominasi sampai ke bagian yang paling suci di lembaga ini,” kata Benny.

Politikus Demokrat itu menilai, sebuah kewajaran bila Kapolri Listyo sempat mengalami kondisi dilema, sebab Ferdy Sambo merupakan teman Listyo sehingga bakal canggung dalam menuntaskan kasus Brigadir J.

“Pak Kapolri juga kesulitan, Pak sambo itu teman beliau, teman kita semua, masuk akal (bila kesulitan). Kalau beliau bagaimana cara ini? Tetapi atas dukungan kita, publik dan penguatan Presiden, akhirnya terlaksana,” jelasnya.

Baca juga
Polri Ancam Pidanakan Ferdy Sambo Cs Jika Berbohong di Sidang Etik

Selain itu, desakan penonaktifan Kapolri Sigit, sambung dia, hanya didasarkan pada hasil pembicaraan dengan Mahfud MD yang membeberkan tentang dominannya Ferdy Sambo di tubuh Polri yang mampu merekayasa dan melibatkan puluhan anggota Polri dalam skenario palsu kematian Brigadir J.

Ia menegaskan, desakan menonaktifkan Kapolri Sigit tak didasarkan pada adanya penunggangan kepentingan dari pihak ketiga. Namun, hanya untuk menghindari konflik kepentingan demi penanganan kasus secara tuntas.

Sehingga, lanjutnya, ia bakal mendukung langkah Kapolri Sigit untuk menuntaskan kasus pembunuhan Brigadir J dan melakukan bersih-bersih di internal kepolisian.

“Kalau soal dukung, saya juga dukung Kapolri dengan kata dan doa. Dan tidak ada agenda, nonaktifkan karena membawa agenda pihak ketiga, tidak ada itu. Yang ngomong itu golongan yang ingin diperjuangkan. Kita dukung sepenuhnya Kapolri. Kita beri dukungan keberanian juga jangan sampai ada masalah presiden turun tangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar