Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

PLN dan ION Mobility Kerja Sama Bangun 100 Unit SPLU

Rabu, 02 Nov 2022 - 18:13 WIB
PLN ION Mobility
(foto: Inilah.com/Aan Afriangga)

PT PLN (Persero) bersama dengan perusahaan motor listrik ION Mobility, melalui anak perusahaannya PT Industri Ion Mobilitas, melaksanakan pengadaan infrastruktur pengisian daya sepeda motor bertenaga listrik (EV).

Melalui kemitraan ini, ION Mobility akan berkontribusi pada pengadaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) sebanyak 100 unit di penjuru DKI Jakarta, dan berlanjut ke beberapa kota lainnya secara nasional sesuai dengan kebutuhan pasar.

Stasiun pengisian ini dapat dicari melalui aplikasi mobile ION Mobility dan PLN. Terobosan ini diklaim akan memudahkan pengguna sepeda motor EV untuk mencari dan menggunakan lebih dari 2.900 SPLU di DKI Jakarta dan lebih dari 6.500 SPLU di seluruh Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyatakan, sesuai dengan amanat dari Presiden Joko Widodo melalui Keppres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, di mana Kemenperin akan membawa Indonesia pada barisan terdepan di era kendaraan EV.

“Selain memiliki roadmap jelas untuk pengembangan EV di Indonesia, kami juga senantiasa mengakomodir berbagai insentif terkait untuk mendorong pengembangan ekosistem EV di Indonesia,” jelasnya di sela-sela pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (2/11/2022).

Baca juga
100 Tahun Jatuhnya Kekhalifahan: Dunia Berutang Setidaknya Kopi, Sofa, Handuk dan Celana Panjang

Menperin Agus menyatakan, melalui Keppres terbaru Nomor 7 Tahun 2022 seluruh kendaraan pemerintah akan bertransisi menuju EV dalam tiga tahun ke depan. Untuk itu, pihaknya menyambut baik program pengembangan SPLU di mana pengguna dapat membayar sesuai penggunaannya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menambahkan, meski PLN telah berhasil dalam memulai pengembangan jaringan SPLU, tetap penting untuk terus bekerja sama dan menjalin kemitraan dengan para pemain terdepan di industri seperti ION Mobility.

“Kami berharap dapat memahami kebutuhan pengguna EV di Indonesia, meningkatkan kemudahan pemakaian dan keandalan dari teknologi pengisian daya EV termasuk membuat biayanya semakin efisien,” ujarnya.

Darmawan menegaskan, PLN terus mendukung transisi Indonesia menuju EV dengan terus menjaga ketersediaan energi dan berkontribusi untuk mencapai bebas emisi pada 2060 mendatang.

Sementara itu, Founder dan CEO ION Mobility James Chan mengungkapkan, pihaknya bangga menjalankan kemitraan bersama PLN di mana Perusahaan dapat saling melengkapi dengan keunggulan masing-masing.

Baca juga
Qualcomm dan Ferrari Jalin Kemitraan, Termasuk untuk Mobil Balap F1

“Selain kontribusi jaringan SPLU PLN tim kami juga melakukan inovasi teknologi pengisian daya cepat untuk ION Mobility dan motor EV dapat mencapai jarak berkendara hingga 100 km hanya dengan mengisi daya selama 15 menit,” terangnya.

James yakin infrastruktur energi yang ideal untuk mendorong transisi penuh ke motor EV di Indonesia mencakup jaringan stasiun pengisian daya cepat, alat pengisi daya cepat di rumah, dan stasiun penukaran baterai yang didukung oleh jaringan PLN.

ION Mobility mengadopsi pendekatan full-stack dan menyeluruh dalam desain, riset, pengembangan produk, rekayasa, multi-disiplin, serta perakitan kendaraan listriknya, termasuk solusi penyimpanan dan pengisian daya.

PLN adalah perusahaan listrik nasional Indonesia dan perusahaan yang memimpin transformasi energi di Indonesia dengan mendukung komitmen dan transisi dari sepeda motor dengan mesin pembakaran internal ke sepeda motor bertenaga listrik.

Melalui kolaborasi ini, pengendara motor listrik dapat meraih jarak lebih dari 100 km dengan mengisi daya selama 1 jam dengan catatan menggunakan fitur pengisian cepat di ION M1-S.

Baca juga
Larangan Ekspor Batubara Plin-plan, Belum Jalan Sudah Dicabut

Sebagai informasi M1-S adalah produk perdana ION Mobility untuk Indonesia yang dilengkapi dengan alat pengisi daya tahan ekspos cuaca terintegrasi yang dapat mencapai jarak hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian baterai utama, dan dapat mencapai lebih dari 200 kilometer jika menggunakan baterai tambahan.

MoU antara PLN dan ION Mobility ditandatangani oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan Founder & CEO ION Mobility James Chan yang disaksikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Indonesia Motorcycle Show 2022 yang turut dihadiri oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng.

Tinggalkan Komentar