Selasa, 07 Februari 2023
16 Rajab 1444

PM Anwar Ibrahim: Tak Ada Lagi Penunjukan Menteri Sebagai Hadiah

Selasa, 29 Nov 2022 - 14:40 WIB
Anwar Ibrahim Menteri
Selain akan merampingkan jumlah anggota kabinetnya, PM Malaysia Anwar Ibrahim juga menyebut bahwa tidak akan ada lagi penunjukan menteri sebagai hadiah. (foto: Channel News Asia)

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim kembali menegaskan akan merampingkan anggota kabinetnya. Selain itu dia juga menekankan bahwa tidak ada lagi penunjukan menteri sebagai hadiah atau bentuk ‘ucapan terima kasih’.

“Saya ingin mereka mendukung saya berdasarkan kebijakan saya dan komitmen saya terhadap pemerintahan yang baik, komitmen saya terhadap gerakan antikorupsi, dan untuk menyadarkan kembali ekonomi, sebenarnya begitu,” ucap Anwar seperti dilansir dari kantor berita Malaysia, Bernama, Senin (28/11/2022).

“Tentu saja, kami dapat mempertimbangkan satu atau dua kasus di mana itu benar-benar diperlukan, tetapi itu tidak boleh dilihat sebagai hadiah bagi para master politik agar mereka mendukung Anda,” katanya dalam konferensi pers setelah memimpin Dewan Aksi Nasional 2022 tentang Biaya Pertemuan Istimewa Hidup di Putrajaya.

Baca juga
Raja Malaysia Masih Belum Bisa Putuskan PM Baru

Ketika ditanya mengenai kapan susunan kabinet akan diumumkan, ia mengatakan bahwa hal itu baru akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Karena saat ini dia masih tengah berdiskusi dengan anggota koalisi termasuk partai-partai utama di Pakatan Harapan yaitu PKR, DAP serta Amanah dan United Progressive Kinabalu Organisation (UPKO).

“Saya melakukan pertemuan yang sangat baik dengan Perdana Menteri Sarawak Tan Sri Abang Johari Openg (ketua Gabungan Parti Sarawak) kemarin,” ungkapnya.

“Kemudian saya harus berbicara dengan perwakilan Barisan Nasional, mereka memiliki komite kerja juga untuk memberikan beberapa rekomendasi,” lanjut Anwar, seraya menambahkan bahwa dia akan bertemu Ketua Menteri Sabah dan ketua Gabungan Rakyat Sabah Hajiji Noor malam itu.

Baca juga
Jokowi Apresiasi Komitmen Anwar Ibrahim Beri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Sebelumnya, pada hari pertamanya menjabat PM ke-10 Malaysia, 25 November lalu, Anwar mengaku tidak mau menerima gaji selama menjabat. Ia bahkan berencana memotong gaji menteri sekaligus merampingkan susunan kabinetnya.

“Ukuran Kabinet pasti akan lebih kecil dan saya meminta menteri-menteri baru untuk menyetujui proposal saya untuk mengurangi gaji mereka,” ujarnya seperti dikutip dari The Star.

Tinggalkan Komentar