Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

PMI Indonesia Makin Oke, Kalahkan Thailand, Filipina dan Myanmar

PMI Indonesia Makin Oke, Kalahkan Thailand, Filipina dan Myanmar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto Antara)

Awal tahun, ada kabar baik terkait industri manufaktur di Indonesia. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia mampu mengalahkan Thailand, Filipina, dan Myanmar.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sinyal optimisme akan pulihnya perekonomian nasional, semakin kuat. Lantaran, sektor manufaktur terus menggeliat dan menguat.

Kata Menko Airlangga, dikutip Kamis (3/2/2022), Laporan Purchasing Managers’ Index (PMI) yang diterbitkan IHS Markit, output sektor manufaktur Indonesia berada di posisi ekspansif. Angkanya mencapai 53,7 pada Januari 2022. “Capaian ini lebih tinggi dibandingkan Desember 2021 yang berada di level 53,5,” papar Menko Airlangga.

Sangat wajar bila Menko Airlangga, semakin optimis dengan proses pemulihan ekonomi yang menjadi tanggung jawabnya, sudah berada di jalur yang tepat. Lantaran itu tadi, sektor manufaktur melanjutkan level ekspansi selama lima bulan berturut-turut.

Baca juga
Demi Emas SEA Games, Timnas Futsal Indonesia Bertekad Jinakkan Thailand

Di mana, PMI Indonesia mampu mengungguli sejumlah negara di ASEAN. Semisal Thailand (51,7), Filipina (50,0), dan Myanmar (48,5). “Kinerja sektor manufaktur yang terus terekspansif perlu diapresiasi. Pemerintah juga akan terus bekerja keras menciptakan iklim usaha yang kondusif sehingga performa positif ini dapat terus ditingkatkan,” lanjut Menko Airlangga.

Dari sisi sektor riil, peningkatan demand global menjadi peluang yang harus dioptimalkan. Dengan output manufaktur Indonesia ke depan yang diperkirakan semakin bertumbuh, diharapkan prospek permintaan barang ekspor juga akan terus meningkat. “Terlebih, IHS Markit mencatat bahwa pesanan barang ekspor Indonesia di Januari 2022 merupakan rekor kenaikan tertinggi jika dibandingkan dengan periode bulan Januari sejak survei PMI dijalankan,” paparnya.

Baca juga
Airlangga Ajak Doakan Ulama Karismatik Palembang Syekh Abdus Samad Al-Palimbani

“Untuk mengakselerasi kinerja ekspor dan memanfaatkan momentum yang ada, Pemerintah akan terus mendorong program hilirisasi komoditas unggulan, seperti CPO, nikel, bauksit, tembaga, hingga timah. Di samping itu, investasi pada industri 4.0 juga akan terus ditingkatkan sehingga produk-produk ekspor Indonesia ke depan semakin berdaya saing dan bernilai tambah tinggi,” pungkas Menko Airlangga.

 

Tinggalkan Komentar