Jumat, 27 Mei 2022
26 Syawal 1443

Polemik Rp43 Miliar Gorden DPR, Anggota FPKB Ini Hanya Habiskan Rp30 Juta

gorden Dpr - inilah.com
dpr.go.id

Meski sudah dijelaskan oleh Kesetjenan DPR, polemik anggaran gorden puluhan miliar untuk rumah dinas jabatan anggota (RJA) belum usai.

Anggota DPR RI Fraksi PKB Luqman Hakim mengaku sudah lebih dulu mengganti gorden di rumah dinasnya. Penggantian gorden tersebut hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp30 juta.

Jika di kali sebanyak 505 unit RJA Kalibata, maka anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan gorden hanya sebesar Rp15,15 miliar.

“Selama pihak Kesekjenan DPR tidak dapat memberi penjelasan detail spesifikasi gorden yang akan diadakan, saya minta proyek pengadaan gorden rumah dinas DPR tahun ini dibatalkan, meskipun sudah ada perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang tender,” kata Luqman, Selasa (10/5/2022).

Luqman mengaku tidak puas dengan penjelasan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR terkait pengadaan angara maupun proses pemenang lelang tender gorden RJA DPR.

Menurutnya gorden puluhan miliar rupiah itu hanya akan memperburuk penilaian masyarakat terhadap DPR.

“Rumah dinas yang saya gunakan tidak perlu diganti gordennya karena sudah saya ganti sendiri dengan biaya saya sendiri pada 2020. Hanya satu kamar di rumah dinas saya yang belum saya ganti. Sekedar informasi, dari seluruh penggantian gorden di rumah dinas saya, minus 1 kamar, total biaya yang saya keluarkan hanya sekitar Rp 30 juta,” ungkap Luqman.

Baca juga
Komisi IV Setujui Buka Gembok Anggaran BKP Kementan Rp147,3 Miliar

Sebelumnya melalui keterangan tertulis, Senin (9/5/2022), Sekjen DPR Indra Iskandar hanya menjelaskan proses tender gorden puluhan miliar yang dimenangkan oleh penawar tertinggi PT Bertiga Mitra Solusi.

Indra menyebut anggaran puluhan miliar itu tidak hanya untuk gorden, tetapi juga untuk pengadaan vitrase, dan blind di RJA Kalibata dan RJA Ulujami yang terakhir diganti pada tahun anggaran 2010.

“Dengan demikian usia atau masa pemakaiannya sudah 12 tahun sehingga sudah banyak yang lapuk dan rusak. Sejak 2020, sudah banyak permintaan dari anggota Dewan kepada Kesetjenan untuk mengganti gorden, vitrase, dan blind di unit-unit RJA, yang kondisinya sudah tidak layak,” kata Indra.

Baca juga
MKD DPR Setop Kasus Nonton Video Porno Harvey Malaihollo

“Pada tahun anggaran 2022 baru didapatkan alokasi anggaran untuk penggantian gorden, vitrase, dan blind. Namun hanya bisa dialokasikan untuk 505 unit RJA Kalibata,” tambahnya.

Tender pekerjaan gorden dan blind DPR tahun anggaran 2022 dimulai pada 8 Maret 2022 dengan nilai HPS Rp 45.767.446.332.84.

“Pada tahapan pembukaan penawaran tanggap 21 Maret 2022 dari 49 perusahaan yang mengikuti tender ini, hanya ada tiga perusahaan yang memasukkan penawaran,” ujarnya.

Tiga perusahaan tersebut yaitu PT Sultan Sukses Mandiri dengan harga penawaran Rp 37.794.795.705.00 atau di bawah HPS 10,33 persen. Kemudian PT Panderman Jaya dengan harga penawaran Rp 42.149.350.236.00 atau di bawah HPS 7,91 persen, serta PT Bertiga Mitra Solusi dengan harga penawaran Rp 43.577.559.594.23 atau di bawah HPS 4,78 persen.

Masih menurut keterangan Indra, pada tahapan evaluasi administrasi, hanya ada dua surat penawar yang memenuhi persyaratan sesuai dengan dokumen lelang, yaitu PT Sultan Sukses Mandiri dan PT Bertiga Mitra Solusi. Sementara itu, PT Panderman Jaya dinyatakan tidak lulus.

Baca juga
Foto: Melihat Lagi Perjuangan Gerakan Mahasiswa di Museum Reformasi 12 Mei 1998

Indra melanjutkan proses evaluasi yang dilakukan dalam penelitian teknis adalah faktor-faktor yang disyaratkan dalam dokumen lelang.

“Apabila hasil penilaian ternyata memenuhi syarat, penawaran tersebut dinyatakan lulus teknis dan berhak untuk disertakan dalam evaluasi biaya,” jelasnya.

Kemudian dilakukan klarifikasi administrasi, teknis, dan harga terhadap dua perusahaan yang lolos tersebut. Pada 1 April 2022, PT Sultan Sukses Mandiri dinyatakan tidak lengkap karena tidak melampirkan pengalaman 50 persen nilai dari HPS dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sementara itu, PT Bertiga Mitra Solusi dinyatakan lengkap.

“Setelah dilakukan pembuktian kualifikasi pada 4 April 2022 sesuai dengan berita acara klarifikasi dokumen penawaran bahwa penyedia PT Bertiga Mitra Solusi dinyatakan lulus,” tuturnya.

Pada 5 April 2022, pukul 08.00 WIB, panitia melakukan penetapan dan pengumuman pemenang oleh PT Bertiga Mitra Solusi yang menjadi penawar tertinggi.

Tinggalkan Komentar