Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Polisi Akan Selidiki Kasus Salah Hasil Tes COVID-19 Bumame

Sabtu, 05 Feb 2022 - 13:23 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Polisi Akan Selidiki Kasus Salah Hasil Tes COVID-19 Bumame

Polisi akan selidiki kasus keluarnya hasil tes COVID-19 di Bumame Farmasi yang sempat viral beberapa waktu lalu. Polisi akan selidiki kasus ini karena sudah menjadi sorotan publik.

Nanti kita dalami ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan, Sabtu (5/2/2022).

Dia mengatakan, hingga saat ini belum ada pihak yang melaporkan soal dugaan kesalahan hasil tes COVID-19 yang terjadi di Bumame Farmasi tersebut. Namun kepolisian akan menindaklanjutinya karena kasusnya sudah jadi perhatian publik.

“Nanti penyidik dari reserse ya (selidiki),” tutur Zulpan.

Sebelumnya, seorang perempuan protes ke petugas Bumame Farmasi karena sudah positif. Padahal perempuan yang protes itu belum melakukan tes COVID-19.

Baca juga
Harvey Malaiholo, Anggota DPR yang Terciduk Nonton Video Porno

Kejadian ini terjadi di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Dalam video yang beredar di media sosial tampak seorang perempuan sudah mendapatkan surat hasil tes COVID-19. Dalam surat itu tertulis jika dia sudah positif COVID-19, padahal dia belum melakukan tes di Bumame.

“Saya dikirimin hasil antigen dan PCR sementara saya belum datang. Ini kan aneh sekali, orang saya belum datang kok tapi sudah ada hasilnya. Terus dua-duanya hasilnya sudah positif lagi, ini merugikan, saya besok mau terbang ke Bali tidak bisa karena kalian sudah bikin hasil tes palsu,” kata perempuan tersebut.

Kejadian ini langsung mendapat respon dari Bumame. Dalam pernyataannya, Bumame meminta maaf atas kesalahan petugas mereka di SCBD dan membuat surat permintaan maaf kepada perempuan yang bernama Zakiah tersebut.

Baca juga
Menkumham: Pemerintah Cari Jalan Tengah tentang Hukuman Mati di RKUHP

“Kami dari Bumame Farmasi dengan segala kerendahan hati memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian tidak menyenangkan yang dialami Ibu Zakiah alami pada pagi hari ini Kamis, 3 Februari 2022 di Bumame SCBD,” tulis Direktur Utama Bumame Farmasi James Wihardja dalam suratnya.

Menurut James, staf tersebut salah mengirimkan hasil antigen dan PCR kepada pelanggan lain dengan nama yang sama yang melakukan tes pada 2 Februari 2022.

Tinggalkan Komentar