Polisi Tangkap Pinjol Peneror Ibu yang Bunuh Diri di Wonogiri

Polisi Tangkap Pinjol Peneror Ibu yang Bunuh Diri di Wonogiri  - inilah.com
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika (foto istimewa)

Bareskrim Polri mengamankan pelaku teror terhadap seorang ibu di Wonogiri yang nekat bunuh diri karena terus menerus ditagih pembayaran pinjaman online (pinjol).

Pelaku berinisial JS adalah pendana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Solusi Andalan Bersama (SAB) yang menaungi perusahaan pinjol ilegal. “JS sebagai fasilitator WNA Tiongkok, perekrut masyarakat untuk menjadi ketua KSP maupun Direktur PT yang fiktif yang digunakan sebagai operasional pinjol ilegal,” kata Brigjen Helmy Santika, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Jumat (22/10/2021).

Diketahui, JS adalah pemodal yang mendirikan perusahaan atau koperasi simpan pinjam fiktif untuk membiayai operasional pinjol ilegal bernama Fulus Mujur. Perusahaan itulah yang mengirim uang kepada seorang ibu di Wonogiri hingga akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Baca juga  KPK Kalah Telak dan Singkap Tabir Taliban

Tak hanya JS, polisi juga mengamankan tersangka lain yang terlibat dalam pinjol ilegal ini berinisial MDA yang merupakan Ketua Koperasi Simpan Pinjam Solusi Andalan Bersama dan rekannya SR. Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel, ratusan akte pendirian koperasi simpan pinjam, ratusan stempel, dua unit CPU dan puluhan NPWP koperasi.

Sebelumnya, seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, memilih untuk mengakhiri hidup dengan gantung diri di teras rumahnya pada 2 Oktober 2021 lalu. Pemicunya, karena tak kuat terus menerus diteror oleh debt collector pinjol.

Melalui surat wasiat yang ditinggalkannya, perempuan berinisial WPS itu menuliskan permintaan maaf kepada sang suami. Ia mengaku merasa frustasi karena terus-terusan mendapat teror. Ibu dua anak itu diketahui meminjam uang dari 23 aplikasi pinjol dan satu koperasi simpan pinjam.

Baca juga  Penerima Vaksin Lengkap di Indonesia Capai 44.716.570 Orang

Tinggalkan Komentar