Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Politikus Demokrat Terlibat Pembantaian Petani Tebu di Indramayu

Rabu, 06 Okt 2021 - 22:05 WIB
Penulis : Anton Hartono
Politikus Demokrat Terlibat Pembantaian Petani Tebu di Indramayu - inilah.com
istimewa

Seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu Taryadi (43) diamankan polisi atas keterlibatannya dalam pembantaian dua petani tebu di Kecamatan Tukdana, Indramayu pada Senin (4/10/2021) lalu.

Taryadi yang juga merupakan kader Partai Demokrat ini diduga telah memprovokasi dan menggerakkan massa untuk melakukan penyerangan terhadap petani tebu penggarap lahan pabrik gula Jatitujuh.

Bahkan massa yang dipimpin Taryadi juga sempat melakukan perlawanan terhadap polisi. “Dia juga yang memprovokasi massa untuk melawan kami, saat melakukan pengamanan,” kata AKBP M Lukman Syarif, Kapolres Indramayu, Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, Taryadi juga merupakan ketua ormas bernama Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis). Karena itulah dirinya mampu menggerakkan anggotanya untuk menyerang.

Baca juga
Foto: Andi Arief Penuhi Panggilan KPK

Dari penyerangan itu, dua orang petani tebu tewas mengenaskan. Korban bernama Suhenda (40) warga Desa Sumber Kulon dan rekannya, Dede Sutaryan alias Yayan (41) warga Desa Jatirasa. Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi langsung mengamankan Taryadi di markas F-Kamis. Polisi mengepung markas mereka dan mengamankan sejumlah orang yang terlibat beserta barang bukti senjata tajam.

Dari peristiwa tersebut polisi menetapkan tujuh tersangka yakni Taryadi dan enam orang lainnya yang juga merupakan anggota ormas F-kamis yakni berinisial ERYT (43), DRYN (46), SBG (48), SWY (51) namun dua orang lainnya masih buron.

Baca juga
PM Ishtaye Kecam Pembunuhan Bocah Palestina oleh Tentara Israel

Hingga kini dua orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) itu masih dalam pengejaran polisi. “Namanya sudah ada, dua orang masih DPO,” tambah Lukman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 338 KUHP, 170 KUHP, 160 KUHP, UU Darurat, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Sebelumnya, dua orang petani tebu tewas mengenaskan setelah diserang sekelompok orang di sebuah kebun tebu di Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu pada Senin (4/10/2021) lalu.

Sekelompok orang yang mengenakan penutup muka itu datang secara tiba-tiba menghampiri korban bernama Suhenda menggunakan senjata tajam.

Sementara rekan korban bernama Yayan yang juga tengah berada di kebun berusaha menolong, namun karena kalah jumlah akhirnya Yayan ikut menjadi korban.

Baca juga
Takut Diceraikan, Istri Bunuh Selingkuhan Suami

Keduanya tewas seketika di lokasi dan seluruh tubuhnya berlumuran darah akibat sabetan senjata tajam oleh sekelompok orang tersebut.

Tinggalkan Komentar