Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Polmatrix: Elektabilitas NasDem Anjlok Usai Dukungan ke Bakal Capres

Minggu, 26 Jun 2022 - 19:35 WIB
Rakernas Partai NasDem pada 15-17 Juni 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta yang mengusung tiga nama bakal calon presiden. (Foto: Inilah.com/Safarian Shah)
Rakernas Partai NasDem pada 15-17 Juni 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta yang mengusung tiga nama bakal calon presiden. (Foto: Inilah.com/Safarian Shah)

Polmatrix Indonesia menyebutkan terjadi penurunan elektabilitas Partai NasDem hingga di bawah ambang batas parlemen 4 persen, dari 5,1 persen pada survei Polmatrix, 11—20 Maret 2022, menjadi 3,8 persen.

Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto mengatakan, merosotnya elektabilitas NasDem itu setelah mengusung Anies Baswedan sebagai salah satu bakal calon presiden (capres). “Pilihan NasDem sebetulnya sangat rasional mengingat figur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi alternatif bagi sebagian publik Indonesia,” kata Dendik dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/6/2022).

Dendik menuturkan, awalnya arah dukungan NasDem kepada Anies memang memberi insentif elektoral, seperti yang tergambar pada tingginya elektabilitas sejak Desember 2021. Akan tetapi, ketika dukungan resmi diberikan oleh NasDem, elektabilitas partai ini justru mengalami penurunan tajam.

Baca juga
Foto: Aturan Baru Perkantoran Non-Esensial PPKM Level 3 di DKI Jakarta

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pernah mengusulkan duet Anies-Ganjar untuk mengakhiri polarisasi di tengah masyarakat. Akan tetapi, hal itu sangat bergantung pada koalisi yang terbangun dengan partai-partai lain, terlebih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih terikat sebagai kader PDI Perjuangan.

Posisi unggul elektabilitas partai politik masih ditempati oleh PDI Perjuangan dengan elektabilitas 17,8 persen, disusul Gerindra sebesar 12,4 persen. Selanjutnya terdapat PKB (8,8 persen), Demokrat (8,5 persen), Golkar (7,3 persen), PSI (5,4 persen), dan PKS (5,1 persen). Dengan demikian, hanya tujuh partai politik yang elektabilitasnya berada di atas ambang batas 4 persen.

Baca juga
Keunggulan Anies-Andika, INSIS: Sama-sama Komunikator Ulung

“NasDem masih harus membuktikan apakah pencapresan Anies tidak mengancam semangat restorasi yang diusung,” ujar Dendik.

Survei Polmatrix Indonesia pada 16-21 Juni 2022 terhadap 2.000 responden mewakili 34 provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error survei sebesar 2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Partai NasDem pada Rakernas yang digelar pada 15-17 Juni 2022 di Jakarta, mengumumkan tiga nama bakal capres, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Diketahui, Partai Nasdem di Pemilu 2019 meraih sebanyak 12.661.792 suara (9,05 persen). Dari hasil itu, jumlah kursi DPR RI yang didapat NasDem sebanyak 59 kursi. Atas hasil yang diperoleh, NasDem berada di posisi empat besar parpol (suara nasional) setelah PDIP, Partai Golkar, dan Partai Gerindra.

Tinggalkan Komentar