Polri Rekrut Mantan Pegawai KPK untuk Cegah Konflik

Polri Rekrut Mantan Pegawai KPK untuk Cegah Konflik - inilah.com
Foto Istimewa

Langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, berkeinginan merekrut  para mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), dinilai sebagai jalan keluar mencegah konflik berkepanjangan.

“Apa yang dilakukan Kapolri terhadap  mantan pegawai KPK harus kita apresiasi. Dilakukan Kapolri sebagai jalan keluar mengatasi atas konflik tersebut,” kata Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing dalam diskusi virtual bertajuk “Pro Kontra Kapolri Rekrut Mantan Pegawai KPK” Senin (4/10/2021). 

Sementara itu, Pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Surya Vandiantara menyampaikan langkah Kapolri merekrut Novel Baswedan Cs  bagian dari sikap kenegarawanan.

Baca juga  Survei Litbang Kompas: Prabowo dan Ganjar Sama Kuat, Anies Posisi Ketiga

“Bahwa tawaran bapak Kapolri merupakan solusi. Kami dari pengurus pemuda Muhammadiyah tentu sesua visi kami tetap mendukung pemberantasan korupsi,” ucapnya. 

Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia wilayah Jakarta (PBHI Jakarta), Sabar Daniel Hutahaean, mengatakan keputusan Kapolri merupakan bagian dari tawaran terhormat, untuk itu diharapkan para mantan pegawai KPK  mempertimbangkan tawaran tersebut.

Diketahui, Novel Baswedan bersama sejumlah pegawai KPK lainnya resmi dipecat  pada Kamis (30/9/2021). Akibat tak lolos TWK, sehingga tak dapat diangkat menjadi ASN KPK.

Walau demikian para pegawai KPK yang tidak lolos TWK itu, justru mau direkrut Polri menjadi ASN di Korps Bhayangkara. 

Baca juga  Pimpin Restorative Justice, Kapolsek Balaraja Damaikan Kasus Karyawan vs Atasan

Kapolri mengambil langkah tersebut  karena rekam jejak semasa mereka di KPK baik dalam proses pemberantasan korupsi.

Tinggalkan Komentar