Rabu, 10 Agustus 2022
12 Muharram 1444

PPKM Diperpanjang Hingga 5 Agustus, Menko Airlangga: Penanganan COVID-19 Indonesia Lebih Baik

Senin, 04 Jul 2022 - 19:30 WIB
PPKM Diperpanjang 5 Agustus, Penanganan COVID-19 RI Lebih Baik
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), sekaligus Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali mulai 5 Juli hingga 1 Agustus 2022.

Keputusan ini disampaikan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), usai rapat terbatas evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jakarta, Senin (4/7/2022).

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, perpanjangan PPKM berlaku di 385 kabupaten dan kota untuk level 1. Dan, hanya satu Kabupaten Sorong, Papua Barat yang level 2.

Menko Airlangga mengaku, angka reproduksi efektif COVID-19 di luar Jawa-Bali, berada di angka 1,11 untuk Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi. Sebesar 1,08 di Sumatera, dan 0,99 untuk Maluku dan Papua.

Baca juga
Terima Kunjungan Komunitas Teman MotreT, Airlangga Dukung Kaum Disabilitas Terus Berkreasi

Ia menambahkan, Pulau Jawa-Bali masih mewakili mayoritas, atau 95 persen dari kasus harian nasional per 3 Juli.

“Dari segi kasus nasional 1.614, Jawa-Bali masih mewakili mayoritas atau 95 persen, yaitu 1.579 kasus, sedangkan luar Jawa-Bali 35 kasus atau 4,07 persen,” ujar Menko Airlangga.

Dalam ratas itu juga disampaikan 7-day moving average kasus COVID-19 di Indonesia yang relatif lebih rendah ketimbang sejumlah negara di dunia. Artinya, penanganan COVID-19 di Indonesia, masih lebih baik ketimbang negara-negara di dunia.

“Amerika Serikat kasusnya masih 16.034, kemudian Australia 32.116, India masih 16.065, Singapura masih 8.266, Malaysia 2.384, Thailand 2,278, dan Indonesia 1.138. Ini secara moving average,” kata Menko Airlangga.

Baca juga
Airlangga Siap Berikan ‘Opening Remarks’ dalam Sherpa Track Meeting ke-2 di Labuan Bajo

Dengan jumlah pertambahan kasus harian 1.614 per 3 Juli kemarin, Menko memastikan bahwa angka itu masih di bawah ambang batas positivity rate yang ditetapkan WHO yakni 5 persen.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Ahad (3/7/2022), pertambahan harian membuat total kasus COVID-19 terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 6.093.917 orang. Secara nasional angka kesembuhan harian sebanyak 1.606 orang sehingga totalnya mencapai 5.920.249 orang, dan total pasien meninggal akibat COVID-19 telah mencapai 156.749 jiwa.

Satgas COVID-19 juga mencatat jumlah kasus aktif penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri per Minggu, sebanyak 16.919 kasus aktif.

Tinggalkan Komentar