Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Tiga Pekan, Tak Ada Lagi Level 4

Selasa, 19 Okt 2021 - 04:15 WIB
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Tiga Pekan, Tak Ada Lagi Level 4 - inilah.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (dok. Kemenko Perekonomian)

Pemerintah kembali memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali untuk tiga pekan ke depan, yakni dari 19 Oktober hingga 8 November 2021.

“Perpanjangan PPKM tadi disampaikan kepada Bapak Presiden dan disetujui untuk di luar Jawa diberlakukan 19 Oktober-8 November dalam tiga minggu dengan evaluasi tetap dilakukan setiap minggu berdasarkan level asesmen Kementerian Kesehatan,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Senin (18/10/2021).

Menko Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan COVID dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menyampaikan bahwa perkembangan kasus COVID-19 sudah jauh lebih baik dengan persentase kasus aktif 0,5 persen dari total kasus atau berada di bawah rata-rata global sebesar 0,7 persen.

Baca juga
Belum Dapat WA Isoman? Hubungi 081110500567 untuk Dapat Telemedisin dan Obat

Reproduction rate Indonesia yang relatif lebih rendah yakni 0,7 , Singapura 1,12 Inggris 1,09, dan India 0,85,” ujar Menko Airlangga.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Dua Pekan, Sejumlah Wilayah Catat Nol Kematian

Ia juga menyampaikan rincian evaluasi kasus di luar Jawa-Bali, yakni Sumatera memiliki tingkat kesembuhan mencapai 95 persen dengan fatality rate-nya 3,56 persen dan perkembangan kasus aktifnya dari 9 Agustus sudah turun 96 persen. Nusa Tenggara recovery rate 97 persen dengan fatality rate 2,34 persen.

“Kalimantan recovery rate 96,27 persen, fatality rate 2,6 persen. Sedangkan Maluku dan Papua recovery rate 95,84 persen, fatality rate-nya 1,75 persen,” ungkap Menko Airlangga.

Baca juga
Daftar Terbaru PPKM Jawa-Bali, Sudah Tidak Ada Daerah Level 4

Sedangkan untuk level asesmen kesehatan di luar Jawa-Bali terus mengalami perbaikan, sehingga kini tidak ada lagi kabupaten/kota yang berada di level 4.

“Level 4 sudah mencapai 0, level 1 sudah 77 kabupaten/kota. Ini asesmen terhadap kesehatan,” jelasnya.

Adapun dari segi penerapan PPKM di luar Jawa-Bali, per 16 Oktober tidak ada provinsi yang menerapkan PPKM level 4. Kemudian, satu provinsi yakni Kalimantan Utara berada pada level 3, lalu 23 provinsi berada pada level 2, serta tiga provinsi yakni Sumatera Utara, NTB, dan Kepulauan Riau menerapkan PPKM level 1.

“Dari perkembangan PPKM level 4 di luar Jawa-Bali terjadi perbaikan assessment, tiga kabupaten/kota di level tiga yaitu Bangka, Bulungan, dan Tarakan. Namun indikator membaik dan dari tiga kabupaten/kota mengalami penurunan dari level 3 atau level 2 itu di Pidi, Padang dan Banjarmasin,” ungkap Menko Airlangga.

Tinggalkan Komentar