Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

PPKM Luar Jawa-Bali Juga Diperpanjang Dua Pekan

Senin, 20 Sep 2021 - 19:01 WIB
PPKM Luar Jawa-Bali Juga Diperpanjang Dua Pekan - inilah.com

Pemerintah juga memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) per level untuk wilayah di luar Jawa-Bali yang akan berlangsung selama dua pekan ke depan atau tepatnya hingga 4 Oktober 2021.

“PPKM di level 4 masih diberlakukan di 10 kabupaten/kota karena terkait aglomorasi, jumlah penduduk maupun tingkat vaksinasi yang masih di bawah 50 persen,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan COVID dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), dalam konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).

Dia menyebutkan kabupaten/kota yang masih menerapkan level 4 adalah Aceh Tamiang, Pidi, Bangka, Padang, BanjarBaru dan Banjarmasin, Balikpapan dan Kutai Kartanegara, Tarakan dan Bulungan.

Sedangkan untuk PPKM level 3 di luar Jawa-Bali diterapkan di 105 kabupaten/kota, level 2 di 250 kabupaten/kota, serta level 1 di 21 kabupaten/kota.

“Pengaturan masih sama dengan penyesuaian di PPKM level 3, mall bisa beroperasi jam 10.00-21.00 maksimum 50 persen kapasitas, screening melalui aplikasi Peduli Lindungi,” ujar Menko Airlangga.

Baca juga
Tak Pakai Masker di Bali Bisa Dideportasi

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa provinsi di luar Jawa-Bali menyumbang 61,95 persen kasus COVID-19 dari total kasus nasional.

Airlangga pun merinci Sumatera memiliki tingkat kesembuhan mencapai 93,52 persen, dengan fatality rate-nya 3,49 persen dan perkembangan kasus aktifnya antara 9-19 September turun 80,52 persen.

“Nusa Tenggara recovery rate 95,78 persen, fatality rate 2,3 persen dan penurunan kasus aktif 86,75 persen. Lalu, Kalimantan recovery rate 94,27 persen, fatality rate 3,15 persen dan kasus aktif turun 81,48 persen,” ungkapnya.

Kemudian untuk Sulawesi memiliki tingkat kesembuhan 94,61 persen dengan fatality rate 2,61 persen dan penurunan kasus aktif mencapai 81,13 persen. Sedangkan di Maluku dan Papua tercatat tingkat kesembuhan 95,59 persen, fatality rate 1,6 persen dan penurunan kasus aktif 87,71 persen.

Baca juga
Kasus Harian Covid-19 Turun, Ahli Beberkan Penyebabnya

Adapun persentase kesembuhan nasional 95 persen, luar Jawa-Bali 94,17 persen dan kematian 3,07 persen secara nasional dan luar Jawa-Bali 3,35 persen.

Kendati ada perbaikan kasus COVID-19, Menko Airlangga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terutama dengan adanya varian baru COVID-19 yakni Mu dan Lambda

“Masih ada peningkatan kasus yang diakibatkan oleh peningkatan mobilitas, sehingga perlu berhati-hati dan waspada,” ujar Menko Airlangga Hartarto.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa kebijakan PPKM untuk wilayah Jawa-Bali akan diperpanjang dengan waktu yang sama, yakni sampai 4 Oktober. Dia juga mengatakan tak ada lagi wilayah di Jawa-Bali yang masuk PPKM level 4.

Meski demikian, menurut Luhut, evaluasi akan tetap dilakukan setiap pekannya untuk mengantisipasi perubahan yang begitu cepat.

Luhut mengeklaim bahwa situasi pandemi COVID-19 di Indonesia terus menunjukkan perbaikan. Kasus aktif saat ini berada di bawah 60.000. Penambahan kasus harian juga tak lebih dari 2.000 kasus per hari. Angka tersebut turun hingga 98 persen dibandingkan dengan puncak kasus pada 15 Juli 2021.

Baca juga
Foto: WFO 75 Persen, Lalu Lintas Ibukota Jakarta Kembali Padat

Dia pun meminta agar masyarakat tidak jemawa dengan keadaan yang semakin membaik ini, dan tetap menaati protokol kesehatan 3M dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan PPKM berbasis level akan terus diterapkan hingga situasi pandemi COVID-19 benar-benar terkendali.

Tinggalkan Komentar