PPKM Makin Longgar, Pengusaha Mal Sumringah

PPKM Makin Longgar, Pengusaha Mal Sumringah - inilah.com
(ist)

Seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kian longgar memberi nafas bagi pusat perbelanjaan atau mal untuk menggulirkan kembali roda bisnisnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengemukakan, tren kunjungan pusat perbelanjaan terus positif sejalan dengan pelonggaran PPKM. Pemulihan pusat perbelanjaan dinilai akan sangat bergantung pada kebijakan pelonggaran yang dilakukan pemerintah.

Apabila pelonggaran PPKM bisa terus dilakukan, pihaknya optimistis tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan tahun 2021 akan lebih baik dibandingkan dengan 2020. Pada tahun 2020, rata-rata tingkat kunjungan pusat perbelanjaan nasional menurun sekitar 50 persen dibandingkan sebelum ada pandemi Covid-19.

Baca juga  Punya Hutan Tropis Terbesar, Jokowi Ajak G20 Atasi Perubahan Iklim

”Pemerintah diharapkan bisa terus memberikan pelonggaran-pelonggaran (PPKM) sampai akhir tahun, sehingga kinerja pusat perbelanjaan tahun ini bisa semakin baik,” kata Alphonzus dalam Konferensi Pers Virtual Living World Grand Wisata Bekasi, Kamis (30/9).

Pada tahun 2020, rata-rata tingkat kunjungan pusat perbelanjaan nasional menurun sekitar 50 persen dibandingkan sebelum ada pandemi Covid-19.

Alphonzus memprediksi antusiasme masyarakat terhadap sektor pariwisata dan pusat perbelanjaan yang semula lesu akan sangat tinggi pada 2022 sejalan dengan masifnya program vaksinasi Covid-19.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi juga dinilai akan jauh lebih besar jika percepatan vaksinasi terus dilakukan sehingga berdampak sangat baik untuk pemulihan pusat perbelanjaan.

Baca juga  Daya Beli Masyarakat Belum Pulih, Diskon Besar Jadi Jurus MPPA

”Saya perkirakan sektor pariwisata dan pusat belanja akan mendapat antusiasme dari masyarakat yang sangat tinggi karena sudah hampir dua tahun masyarakat jenuh berdiam di rumah. Tentunya, syaratnya vaksinasi. Jika pemerintah bisa menyelesaikan target-target vaksinasi sampai akhir tahun, maka (kinerja) dua sektor ini akan jauh lebih baik,” ujar Alphonzus.

Tinggalkan Komentar