Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

PPLN Membeludak di Soetta, Satgas Mulai Siapkan Solusi

Jubir Satgas Covid-19
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, memastikan jajarannya bakal berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyusun regulasi kedatangan PPLN di Bandara Soetta.

Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) membeludak di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Penumpukan terjadi karena tidak adanya rekayasa alur antrean tak lama Satgas Covid-19 menghapus kebijakan karantina bagi PPLN.

Merespons situasi ini, Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengaku bakal melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Setelah itu, barulah menyusun regulasi untuk memperlancar arus masuk PPLN.

“Koordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga pemerintah sepakat, ke depannya membuat mekanisme kedatangan yang efektif,” ujar Wiku Adisasmito dalam jumpa pers yang digelar virtual, Selasa (29/3/2022).

Wiku menyebutkan, rancangan peraturan PPLN nantinya disusun dengan memodifikasi waktu kedatangan serta terminal tujuan Bandara Soetta. Selain itu, pemerintah juga berencana akan menambah fasilitas swab PCR pada pintu kedatangan yang diawasi langsung oleh Satgas Covid-19.

Baca juga
Sudah 65,1 Juta Warga Indonesia Dapatkan Vaksin COVID-19 Lengkap

“Selain itu pemerintah juga memberikan opsi lokasi lain untuk testing demi meminimalisir kerumunan. Misalnya pekerja migran di RSDC atau PPLN lainnya di hotel tujuannya,” tambahnya.

Data dari Ditjen Imigrasi, Kemenkumham, menyebutkan selama 13-15 Maret 2022, sebanyak 2.470 PPLN telah melewati pemeriksaan keimigrasian melalui Bandara Soetta.

Kantor Staf Presiden (KSP) telah mengingatkan pentingnya rekayasa alur antrean di Bandara Soetta. Sebab terbuka kemungkinan terjadi lonjakan penumpang hingga empat kali lipat menjelang Idul Fitri.

“Saya yakin warga kita dari luar negeri yang ingin mudik Lebaran tahun ini akan naik,” ungkap Tenaga Ahli Utama KSP Abraham Wirotomo.

Baca juga
Komnas HAM Periksa Terbit Rencana Terkait Temuan Kerangkeng Manusia

Menurut dia, kapasitas pelayanan harus ditambah dan manajemen bandara bersama satgas diharapkan menyiapkan rekayasa alur antrean. Hal ini penting untuk mencegah penumpukan penumpang pada pintu-pintu kedatangan.

“Kami minta agar satgas menambah kapasitas pelayanan dan melakukan rekayasa alur antrian agar tidak terjadi penumpukan,” pungkasnya. [WIN]

Tinggalkan Komentar