Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

PPP Mengais Efek Ekor Jas Anies

Jumat, 18 Nov 2022 - 22:28 WIB
Anies Baswedan Yogyakarta
Anies Baswedan yang dideklarasikan sebagai bakal Capres 2024 oleh Forum Ka'bah Membangun dan Forum Ulama Membangun di Sleman, DIY, Rabu (16/11/2022). (Foto: Inilah.com/ Ridwan Anshori)

Langkah Forum Ka’bah Membangun (FKM) PPP yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) dinilai pengamat politik Jeirry Sumampow sebagai upaya internal PPP untuk menaikkan suara.

Selain itu, Jeirry juga menggangap upaya tersebut juga sebagai salah satu cara PPP mencari perhatian dari partai-partai atau koalisi-koalisi partai yang sudah ada.

“Pertama itu kan bagian dari upaya membangun positioning . Lalu yang kedua saya kira PPP juga ingin dapat efek elektoral dari pencalonan mereka atau usungan mereka untuk mencalonkan Anies Baswedan sebagai capres mereka,” jelasnya kepada Inilah.com, Jumat (18/11/2022).

Analisa tersebut bukan tanpa alasan, menurutnya, suara PPP jika dilihat dari satu pemilu ke pemilu lain semakin menurun. Hal ini disebabkan oleh PPP yang semakin kehilangan basis NU yang sekarang justru telah beralih ke PKB.

Baca juga
Demokrat Sambut Baik Deklarasi Anies Jadi Capres NasDem, Komunikasi Lancar

“Nah saya kira mencalonkan Anies ini adalah bagian dari upaya PPP untuk mencari basis massa yang lainnya, yang diharapkan dapat menaikkan suaranya dalam pemilu 2024,” tegasnya.

Jeirry mengatakan, selama ini memang PPP sedang di dalam situasi sulit. Hal ini yang membuat para kader bawah dari PPP bergerak mencari peluang baru untuk dimanfaatkan sebagai upaya menaikkan elektoral partai.

“Saya kira PPP juga ingin bunyi-bunyi membangun bargaining dengan partai-partai lain gitu. Nah tapi kan memang kerepotan PPP itu, dia sendiri sebelumnya agak gamang apalagi dalam situasi yang sulit seperti sekarang ini, menghadapi pemilu 2024 dia didera dengan konflik internal yang aktif juga,” terangnya.

Baca juga
Petrodes: Sombong, Ruhut Tak Minta Maaf Secara Terbuka

Dia menyatakan, upaya mengambil suara dari basis massa yang baru merupakan suatu hal yang segar bagi partai berlambang Ka’bah itu untuk dapat dilirik publik. “Makanya dia sedang melihat peluang-peluang baru yang bisa dimanfaatkan secara elektoral untuk menaikkan suara PPP, dan saya kira pencalonan Anies bisa kita baca juga dalam kerangka itu,” tandas Jeirry.

Sebelumnya, para kader FKM PPP mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 pada Rabu, (16/11/2022). Adapun acara ini dihadiri oleh ribuan orang, khususnya dari sayap organisasi PPP di wilayah Yogyakarta.

Tinggalkan Komentar