Minggu, 26 Juni 2022
26 Dzul Qa'dah 1443

Prabowo Tinggal Tunggu Kompetitor di Pilpres 2024

Senin, 20 Jun 2022 - 19:59 WIB
capres Prabowo pilpres 2024 - inilah.com
Kepala peneliti Litbang Sin Po, Syahrial Mayus

Prabowo Subianto masih menjadi bakal Calon Presiden dengan elektabilitas tertinggi dalam beberapa lembaga survei. Terbaru survei dari Litbang Sin Po, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut memiliki elektabilitas sebesar 28,1 persen.

Posisi kedua ditempati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 19,4 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 14,7 persen di posisi ketiga.

“Kemudian Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 5,9 persen, Ridwan Kamil sebesar 4,5 persen, Sandiaga S Uno sebesar 2,8 persen, Puan Maharani 2,5 persen, Muhaimin Iskandar 1,4 persen, Susi Pudjiastuti 1,3 persen, Erick Tohir 0,8 persen. Yang menjawab tidak tahu dan tidak jawab/rahasia dan belum memutuskan sebesar 18,7 persen,” kata Kepala peneliti Litbang Sin Po, Syahrial Mayus, Senin (20/6/2022).

Baca juga
Rumus Pemimpin Sukses ala Mahathir, Fokus Pembangunan Nasional

Syahrial menambahkan, jika dilihat dalam permutasi threshold capres 20 persen, maka pasangan capres-cawapres yang bisa muncul berkontestasi di Pilpres 2024 maksimal ada 4 pasang.

“Dari 10 nama di atas, nama Prabowo Subianto memiliki peluang paling tinggi untuk bisa mendapatkan tiket Capres. Karena, saat ini, Prabowo Subianto yang menjadi Ketua Umum Partai Gerindra, hanya membutuhkan satu saja teman koalisi parpol-parpol berkursi di DPR RI untuk bisa mendapatkan tiket capres, kecuali dengan PPP. Dengan pengalaman politik dan kemampuan Prabowo Subianto di kancah politik nasional, sepertinya tidak akan terlalu kesulitan untuk mencari satu teman koalisi,” tutur Syahrial.

Baca juga
Ombudsman Minta Kemendagri Pecat Pj Kepala Daerah yang tak Netral dalam Pemilu 2024

Dari analisis dua variabel di atas, lanjutnya, bisa disimpulkan bahwa sejatinya Prabowo Subianto saat ini menjadi Capres yang paling memiliki peluang untuk mendapatkan tiket capres sekaligus bisa memenangi kontestasi pilpres di Pemilu 2024.

“Saat ini Prabowo Subianto hanya perlu menunggu siapa yang akan menjadi kompetitornya di 2024 nanti,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pengumpulan data survei ini dilakukan dalam rentang waktu 20 Mei 2022 hingga 3 Juni 2022. Dengan metode multistage random sampling dengan margin of error plus minus 2,83 persen. Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95,0 persen dengan sample survei sebanyak 1.200 responden.

Sebelumnya, Prabowo bersama Ketua Umum PKB telah sepakat menjalin koalisi. Koalisi Gerindra dan PKB tersebut diberi nama Koalisi Indonesia Raya. Mengantongi tiket untuk mengajukan calon Presiden, koalisi ini kemungkinan besar akan mengusung Prabowo-Cak Imin.

Baca juga
Muhammadiyah Minta Wacana Menunda Pemilu 2024 Diakhiri

“Iya tinggal nunggu pengumuman resminya, ini masih tahap kesepakatan awal, yang akan mengusung Mas Bowo-Gus Muhaimin,” kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Senin.

Tinggalkan Komentar