Selasa, 17 Mei 2022
16 Syawal 1443

Premium Dihapus, Kementerian ESDM Siapkan Kompensasi Pertamina

Premium Dihapus, Kementerian ESDM Siapkan Kompensasi Pertamina

Kementerian ESDM guyur kompensasi atas penjualan Pertalite kepada PT Pertamina (Persero) seiring penghapusan premium.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu (19/1/2022), mengatakan, BBM Premium secara natural akan menghilang, diganti dengan BBM yang lebih ramah lingkungan. “Premium itu secara natural akan habis, kemudian Pertalite akan muncul,” katanya.

Tutuka menjelaskan, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM, pemerintah bisa memberikan kompensasi atas BBM khusus penugasan.

Baca juga
Dapat Komitmen Investasi US$44,6 Miliar dari UEA, Menteri Bahlil Langsung Kerjakan 3 Hal

Pertalite sendiri mengandung campuran RON 88 (Premium) yang merupakan BBM khusus penugasan.
Kendati demikian, Tutuka mengatakan pihaknya masih mengkaji besaran kompensasi dan membahasnya dengan PT Pertamina (Persero).
“Premium yang ada di dalam Pertalite bisa diberikan kompensasi, itu yang sedang kita kaji dengan Pertamina besarannya berapa,” katanya.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih menambahkan di dalam Pertalite ada komponen Premium yang bisa dikompensasikan.

Menurut dia, subsidi diberikan dalam rangka menyediakan BBM dengan kualitas yang baik dengan tetap mempertimbangkan keterjangkauannya bagi masyarakat. “Kami mengharapkan ada perbaikan kualitas BBM yang dipakai masyarakat namun menjaga affordability-nya. Terkait yang saat ini beredar di masyarakat, seperti Pertalite, nanti Pertamina akan mendapat kompensasi,” pungkas Soerjaningsih.

Baca juga
Digitalisasi, Upaya Mitratel Puaskan Ekspektasi Pemegang Saham

 

Tinggalkan Komentar