Sabtu, 25 Juni 2022
25 Dzul Qa'dah 1443

Di Depan Pengusaha, Jokowi Takutkan Harga Telur, Daging Ayam, dan Tempe Mahal

Jumat, 10 Jun 2022 - 20:14 WIB
Jokowi: Hati-hati Kedelai dan Jagung Bikin Mahal Telur dan Tempe
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara HUT Ke-50 HIPMI. (JPNN).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan terkait kenaikan harga jagung dan kedelai sebesar 33 persen. Dampaknya harga pakan ternak naik, berujung kepada melonjaknya harga telur, daging ayam  dan tempe.

“Kedelai juga naik, jagung, kalau naik merembet ke mana-mana. Harga pakan naik, harga telur, harga ayam naik hati-hati, kedelai juga sama naik 33 persen, bisa harga tahu tempe naik berimbas ke inflasi. Ini yang perlu saya ingatkan hati-hati yang berkaitan dengan pangan,” kata Presiden Jokowi dalam perayaan 50 Tahun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2022 di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Jokowi menyampaikan, tidak hanya satu atau dua negara yang dilanda inflasi tinggi. Hampir semua negara di dunia ketar-ketir dengan melonjaknya inflasi dalam tempo cepat. Lantaran tinginya harga pangan dan energi yang dipantik ketidakpastian dunia dampak dari perang Rusia-Ukraina.

Baca juga
Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Pelaksanaan Program Padat Karya Tunai Bidang Jalan dan Jembatan

Mantan Wali Kota Solo ini, mencontohkan negara maju sekelas Amerika Serikat, inflasinya melejit hingga 8,3 persen. Padahal, tren inflasi di negeri Paman sam itu hanya 1 persen-an saja. Sedangkan di Indonesia, inflasi tercatat 3,55 persen (year on year/yoy) hingga Mei 2022, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Jokowi meminta semua pihak untuk peka terhadap krisis. Jangan sampai merasa kondisi normal sehingga mengurangi kewaspadaan. “Diperkirakan ada 60 negara yang akan mengalami kesulitan dan ekonomi, diperkirakan mereka akan menjadi negara gagal kalau tidak bisa segera menyelesaikan masalah ekonominya. Ini yang perlu saya ingatkan kepada kita semua,” ujarnya.

Baca juga
Kebijakan Sengsarakan Rakyat, Jokowi ‘Kura-kura dalam Perahu’

“Jangan sampai kita merasa normal padahal keadaannya betul-betul pada situasi yang tidak normal ketidakpastian ini. Ini yang harus kita jaga semuanya,” Jokowi menambahkan.

Ia menyebut ada dua masalah ekonomi saat ini, yakni kenaikan harga energi dan kenaikan harga pangan. Komoditas energi seperti batu bara, minyak, dan gas telah mengalami kenaikan harga di pasar global. [ikh]

 

Tinggalkan Komentar