Presiden Kazakhstan Perintahkan Aparat Tembak Mati Para Demostran

Kazakhstan 2 - inilah.com
suasana rusuh di Kazakhstan. ist

Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev memberikan perintah tembak di tempat terhadap para demonstran yang menolak kenaikan harga bahan bakar LPG.

“Para militan belum meletakkan senjata mereka, mereka terus melakukan kejahatan atau sedang mempersiapkannya. Pertempuran melawan mereka harus dilakukan sampai akhir. Siapa saja yang tidak menyerah akan dihancurkan,” kata Tokayev dalam pidato yang disiarkan televisi nasional pada Jumat (7/1/2022) waktu setempat.

Tokayev menyebut para demonstran sebagai ‘bandit’ dan ‘teroris’.

Melansir Reuters, sudah sepekan unjuk rasa protes kenaikan harga LPG terjadi di Kazakahstan. Aksi itu memicu gelombang kerusuhan di berbagai wilayah Kazakhstan.

Baca juga  Jack Grealish Mulai Tumpul, Ini Respons Guardiola

Demo Anarkis

Tokayev sebelumnya menyalahkan sekelompok orang yang memicu kerusuhan di Kazakhstan. Dalam pidato terbarunya, Tokayev menyebut bahwa sekitar 20.000 bandit telah menyerang kota terbesar Almaty, ibu kota finansial Kazakhstan.

Puluhan ribu orang itu tertuduh menghancurkan properti milik negara.

Tokayev juga menolak dialog dengan para demonstran yang terus menggelar unjuk rasa.

“Sungguh bodoh. Pembicaraan macam apa yang bisa kita lakukan dengan para penjahat dan pembunuh. Kita harus berhadapan dengan bandit-bandit bersenjata dan penuh persiapan, baik lokal maupun asing. Lebih tepatnya, dengan para teroris. Jadi kita harus menghancurkan mereka, ini akan segera selesai,” tandas Tokayev.

Baca juga  Sempat Disebut Kapolda, Ancol Resmi jadi Lokasi Balap Formula E

LPG Sektor Penting

Pemerintah negara kaya minyak itu mengumumkan bahwa pemerintah memulihkan beberapa plafon harga bahan bakar gas cair (LPG).

Banyak orang Kazakhstan mengonversi mobil mereka menggunakan LPG, yang jauh lebih murah daripada bensin sebagai bahan bakar kendaraan di Kazakhstan karena plafon harga. Tapi pemerintah berargumen bahwa harga rendah tidak berkelanjutan dan menghapus batas atas harga itu pada 1 Januari.

Pada Selasa (4/1/202) malam, pemerintah mengumumkan memulihkan plafon harga 50 tenge (Rp1.600) per liter, atau kurang dari setengah harga pasar, di provinsi Mangistau.
Baca juga Foto: Fluktuasi Harga Minyak Dunia, BBM Pertamina Tidak Ikut Naik

Baca juga  Positif COVID-19 di Indonesia Tambah 723 Kasus

Tokayev merupakan penerus yang menggantikan pemimpin Komunis era Soviet Nursultan Nazarbayev yang mengundurkan diri pada 2019. Dalam memimpin ia tidak menghadapi oposisi politik di parlemen.

Di Twitter Tokayev mengatakan akan mengadakan pertemuan pemerintah membahas tuntutan para pengunjuk rasa. Dia mendesak para pengunjuk rasa untuk berperilaku secara bertanggung jawab.

Tinggalkan Komentar