Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Preview Argentina vs Australia: Ujian Berat Lionel Messi Cs

Sabtu, 03 Des 2022 - 17:36 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Lionel Messi melakukan tendangan penalti di pertandingan Grup C Piala Dunia FIFA 2022 antara Polandia dan Argentina di Stadion 974 pada (1/12/2022) di Doha, Qatar. (Foto Gettyimages/Pawel Andrachiewicz)
Lionel Messi melakukan tendangan penalti di pertandingan Grup C Piala Dunia FIFA 2022 antara Polandia dan Argentina di Stadion 974 pada Kamis (1/12/2022) dini hari WIB. di Doha, Qatar. (Foto Gettyimages/Pawel Andrachiewicz)

Australia merupakan salah satu tim kuda hitam yang sukses membalikkan prediksi demi bisa melaju ke babak 16 besar. Socceroos mengakhiri laga Grup D dengan perolehan poin yang sama dengan Perancis, tetapi hanya kalah dari selisih gol.

Dengan kemampuan yang dimiliki Australia sudah sepatutnya Argentina tidak meremehkan kekuatan tim yang mewakili Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) itu ketika berjumpa pada babak 16 besar, Minggu (4/12/2022) pukul 02.00 WIB, di Stadion Ahmad Bin Ali, Al Rayyan. Jika tidak waspada, Argentina bisa menjadi tim ketiga yang mengalami efek serangan kejut Socceroos.

Pelatih Australia Graham Arnold menuturkan, skuad Australia akan menghadapi pengalaman perdana mereka menghadapi salah satu tim terbaik dunia pada fase gugur Piala Dunia. Meski begitu, ia meminta anak asuhannya untuk tidak gentar ketika berhadapan pemain-pemain berkualitas dunia yang dimiliki Argentina.

Baca juga
Pelatih Kroasia Ungkap Rencana Masa Depan Luka Modric

“Mereka harus berani, terutama berani untuk menguasai bola dan menyerang Argentina. Melawan Argentina, kami tidak hanya berbicara tentang fokus selama 90 menit, tetapi fokus pada setiap detik laga karena jika kami kehilangan fokus satu detik saja, maka mereka akan menghukum kami,” ucap Arnold dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (2/12/2022), di Doha.

Sementara Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengatakan, Australia adalah tim yang memiliki tradisi di Piala Dunia serta dihuni perpaduan pemain muda dan berpengalaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, tambah Scaloni, anak asuhannya harus melupakan predikat sebagai tim yang lebih diunggulkan di laga babak 16 besar itu.

“Kami tidak boleh terlalu percaya diri dan wajib tampil dengan kemampuan terbaik. Australia adalah tim yang bermain secara kolektif, sehingga itu yang membuat mereka sulit diantisipasi,” kata Scaloni dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (2/12), di Doha.

Baca juga
INILAHREWIND: Sukses Piala Dunia di Negara (Bukan) Sepak Bola

Argentina tidak menghadapi kendala cedera pemain, termasuk striker Angel Di Maria yang ditarik keluar dalam pertandingan terakhir mereka melawan Polandia.

Di Maria diperkirakan bertandem kembali dengan Lionel Messi lagi yang tengah memburu sukses pertamanya dalam Piala Dunia setelah lima kali mengikuti turnamen ini.

Messi juga berusaha menyamai Diego Maradona sang legenda sebagai megabintang yang pernah membawa Argentina juara dunia yang belum pernah dilakukan Messi.

Mencapai perempat final bakal menjadi pencapaian hebat bagi Australia. Sebaliknya bagi Argentina memenangkan laga ini akan menaikkan harapan bangsa ini dalam mengangkat kembali trofi Piala Dunia untuk ketiga kalinya.

Baca juga
Protes Tutup Mulut Jerman hingga Dibikin Malu Samurai Biru

Pemenang pertandingan 16 besar ini akan berhadapan dengan pemenang laga Belanda melawan Amerika Serikat pada 9 Desember waktu Qatar.

Prediksi XI Starting Lineup

Argentina (4-3-3): Emiliano Martinez Nahuel Molina, Nicolas Otamendi, Cristian Romero, Nicolas Tagliafico; Alexis Mac Allister, Enzi Fernandez, Rordrigo de Paul; Julian Alvarez, Lionel Messi, Angel di Maria

Australia (4-1-4-1): Mathew Ryan; Fran Karacic, Harry Souttar, Kye Rowles, Aziz Behich; Aaron Mooy; Mathew Leckie, Jackson Irvine, Riley McGree, Craig Goodwin; Mitchell Duke

Tinggalkan Komentar