Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

Proses Evakuasi Korban Gempa Cianjur Mudah, BNPB: Berkat Kelancaran Koordinasi

Sabtu, 03 Des 2022 - 20:24 WIB
Korban longsor gempa Cianjur
Seorang lelaki mengenakan rompi hitam dan bertopi sedang mencari jasad istrinya dan memantau langsung proses evakuasi korban longsor di kawasan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/11/2022). (Foto: Inilah.com/ Safarian Shah)

Proses penanggulangan dan evakuasi korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, dinilai lebih mudah dilaksanakan dibanding bencana-bencana sebelumnya.

Demikian disampaikan Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pangarso Suryotomo. Dia mengungkapan, kelancaran koordinasi antarorganisasi dan relawan adalah kunci yang memudahkan proses evakuasi korban gempa Cianjur.

Ia turut menceritakan pengalaman di beberapa lokasi medan evakuasi yang terbilang berat, namun bisa cepat dirampungkan oleh tim berkat dari kelancaran koordinasi.

“Masyarakat Cianjur itu juga tinggal di dekat daerah yang tinggi. Ada satu dua kampung yang aksesnya agak sulit tetapi pastinya saya juga punya teman-teman hebat dari organsasi dan komunitas relawan yang bergerak ke sana,” kata Pangarso dalam acara Polemik MNC Trijaya, Sabtu (3/12/2022).

Baca juga
Pemprov DKI Jakarta Kirim 99 Relawan dan Bantuan Logistik ke Cianjur

Kelancaran koordinasi ini, tutur dia, berkat dukungan platform Desk Relawan yang digunakan dalam melaporkan kejadian-kejadian tertentu. Sehingga relawan bisa dengan mudah mendapatkan bantuan untuk proses evakuasi.

“Termasuk tadi malam ada yang butuh bantuan medis, bisa teman-teman yang menyediakan bantuan medis jalan ke titik-titik yang diinfokan teman-teman yang lain,” ucapnya.

Sekadar informasi, saat ini jumlah pengungsi sebanyak 114.683 orang dan kerugian materil rumah rusak yang tervalidasi sebanyak 29.985 unit rumah.

BNPB juga masih berupaya melakukan pencarian terhadap 11 orang. Tidak hanya itu, BNPB juga mencatat 331 korban meninggal dunia hingga Jumat (2/12/2022), sebanyak 593 orang mengalami luka berat, dan 59 orang masih dirawat di rumah sakit.

Tinggalkan Komentar