Selasa, 17 Mei 2022
16 Syawal 1443

Proses Hukum Dilanjutkan, Perlintasan Liar di Lintas Citayam-Depok Ditutup

Proses Hukum Dilanjutkan, Perlintasan Liar di Lintas Citayam

KAI Commuter bekerja sama dengan KAI DAOP I, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Kota Depok, menindaklanjuti atas kejadian KRL KA 1077 (relasi Bogor – Jakarta Kota) yang tertemper mobil di perlintasan liar di kilometer 34+4/5 antara Stasiun Citayam-Depok, Rabu (20/4/2022) pagi.

Petugas gabungan langsung menutup perlintasan sebidang tersebut secara permanen. Penutupan perlintasan yang berada di jalan Rawa Geni, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok ini bertujuan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta dan mencegah hal yang serupa agar tidak terulang kembali.

Penutupan perlintasan tersebut juga selaras dengan Pasal 94 Ayat (1) Undang-undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Baca juga
Belajar dari Kasus Kecelakaan Vanessa Angel, Ini Tips Halau Rasa Kantuk Saat Bawa Mobil

“Untuk keselamatan perjalanan KA dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup. Penutupan perlintasan ini tentunya juga sudah berkoordinasi antara KAI dengan Direktorat Keselamatan DJKA, serta Dinas Perhubungan Kota Depok,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Rabu.

Akibat kejadian tersebut, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi sebanyak 24 jadwal perjalanan KRL yang berdampak kepada kelambatan 376 jadwal perjalanan KRL dengan andil kelambatan tertinggi 75 menit dan rata-rata kelambatan sampai 58 menit.

Kejadian tersebut juga menyebabkan terhambatnya aktivitas hampir 89 ribu lebih pengguna KRL karena kejadian terjadi pada jam sibuk.

Baca juga
20 Pegawai Terpapar COVID-19, Kantor Sudin Dukcapil Jakbar Ditutup

“Kami memohon maaf kepada pengguna jasa selama proses evakuasi kami harus memastikan Prasarana & Sarana harus aman untuk kembali dioperasikan. Saat ini KRL yang tertemper (KRL KA 1077) sedang dilakukan perawatan di dipo agar kembali dapat dioperasikan,” kata Anne.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan agar kita tidak membahayakan diri sendiri dan oranglain,” pungkasnya. [ikh]

 

Tinggalkan Komentar