Proyek Bangun IKN Baru di Kaltim Rangsang Minat BUMN China

Proyek Bangun IKN Baru di Kaltim Rangsang Minat BUMN China - inilah.com
Ekonom Senior Rizal Ramli (foto istimewa)

Proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur dipastikan berlanjut pada tahun 2022 mendatang. Seperti dalam dokumen Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 510 miliar untuk tahap awal pembangunan IKN baru.

Kepastian kelanjutan pemindahan IKN ini juga tercermin dari surat yang disampaikan Jokowi kepada DPR RI terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN).

Ekonom Senior Rizal Ramli (RR), merujuk pemindahan IKN di negara lainnya yang berhasil ternyata jarak tempuh dari kota yang lama ke baru tak jauh. Contohnya, Malaysia yang memindahkan ibu kota dari Kuala Lumpur ke Putrajaya. Lokasinya hanya 25 kilometer di selatan Kuala Lumpur.

Baca juga  Konflik Agraria Nyaris Tak Selesai, Kecuali Pemilik Modal Untung

“Kita tiba-tiba bikin ibu kota baru di Kalimantan Timur. Pertanyaannya siapa yang mau tinggal di situ. Pejabat dengan gaji pas-pasan masak mau tinggal di situ kecuali pejabat korup,” kata RR dikutip dari channel YouTube Fadli Zon Official, Rabu (6/10/2021). 

Sementara terkait pembiayaan yang dikatakan pemerintah akan menggunakan anggaran dari hasil penjualan dan sewa kantor-kantor strategis di IKN lama, diragukan diragukan RR. 

Bahkan, lanjut RR negara sedang dalam situasi kekurangan uang dan diterpa badai Covid-19, akan membuka peluang bagi perusahaan asing untuk membiayai pembangunan IKN.

“Tertarik membuat itu adalah BUMN China, beli tanah di situ bangunin ibu kota baru dan penghuninya itu siapa. Jadi pak Jokowi saya mohon maaf, siapa yang akan tinggal di kota baru ini? Saya anggap ini ibu kota Beijing baru,” ucap RR. 

Baca juga  Penerima Vaksin Harian Lebih dari 1,1 Juta Orang

Tinggalkan Komentar