PSI belum Punya Itikad Baik Minta Maaf ke Korban Nasi Kotak Beracun

PSI belum Punya Itikad Baik Minta Maaf ke Korban Nasi Kotak Beracun - inilah.com
instagram.com/

Tim kuasa hukum korban nasi kotak beracun dari Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belum menunjukan itikad baik untuk meminta maaf kepada klien-nya.

“Baru ucapan di media, gak ke yang bersangkutan. Dari DPP mereka juga belum ada permintaan maaf ke klien kami, dateng singgah ke rumah meminta maaf,” kata Komandan Wilayah Bang Japar Jakarta Utara, Icho Setiawan kepada Inilah.com, Kamis (28/10/2021).

PSI sebelumnya menyebut, nasi kotak yang dibagikan dipesan dari catering. Catering itu juga dikelola oleh kader PSI.

Ketua DPD PSI Jakarta Utara Darma Utama bahkan menjanjikan santunan pada korban dugaan keracunan. Korban merupakan warga Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara.

Baca juga  Tak Berizin, 2 Minimarket di Depok Disegel

“Vendor nasi kotak-nya juga gak datang, gak ada minta maaf, gak ada itikad baik, jadi kita lanjutkan proses laporan-nya,” ujar Icho.

Salah satu ibu dari korban keracunan nasi kotak PSI, Dina Minatta didampingi Bang Japar secara resmi melaporkan kasus itu ke Polres Jakarta Utara. Dina mengatakan, dua anaknya menjadi korban keracunan nasi kotak PSI.

Seperti diketahui sebanyak 35 warga RW 006 Kelurahan Koja, Jakarta Utara mengalami keracunan usai menyantap nasi kotak berlogo PSI. Sebanyak 23 orang sempat dirawat di Rumah Sakit Koja, namun 18 orang sudah dibolehkan pulang, sehingga tersisa lima orang yang masih dirawat. Salah satunya adalah klien Bang Japar.

Baca juga  Sistem Tata Negara Larang Anggota TNI-Polri Jabat Kepala Daerah

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha diketahui juga telah menjenguk korban di RSUD Koja pada Senin (25/10) malam.

Tinggalkan Komentar